Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden yang melibatkan sekelompok pemuda melakukan aksi penertiban sepihak terhadap individu yang diduga waria di Bogor mendadak viral di berbagai platform media sosial. Peristiwa ini, yang disebut terjadi di beberapa lokasi berbeda di wilayah Bogor, telah menarik perhatian publik dan memicu beragam reaksi. Rekaman video yang beredar luas di platform media sosial dan dipantau oleh internationalmedia.co.id menunjukkan ketegangan yang terjadi.
Dalam cuplikan video yang beredar, terlihat jelas sekelompok pemuda berlarian mengejar seseorang yang diidentifikasi sebagai waria di tengah kegelapan malam, menyusuri sebuah gang sempit. Adegan serupa juga terekam di area sekitar lapak pedagang di sebuah pasar, di mana seorang pemuda tampak berusaha melayangkan tendangan ke arah waria tersebut, meskipun berhasil dihindari.

Menyikapi fenomena ini, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, angkat bicara. Ia dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan penertiban secara sepihak. "Saya telah menginstruksikan kepada petugas untuk segera melakukan penertiban melalui Satpol PP dan aparat gabungan TNI-Polri, guna mencegah potensi tindakan main hakim sendiri oleh warga," kata Dedie saat dihubungi pada Jumat (17/7/2026).
Senada dengan Wali Kota, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor, Pupung Wahyu Permana, juga mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan yang melanggar hukum. "Kami akan segera menggelar kegiatan monitoring atau razia bersama dengan Polres dan Dinas Sosial. Ini adalah respons kami terhadap insiden viral yang terjadi di media sosial kemarin," jelas Pupung, seraya menambahkan bahwa detail jadwal razia masih akan dibahas.
Pupung lebih lanjut mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai adanya waria di Bogor yang mengganggu ketertiban umum. Ia menegaskan bahwa timnya bersama Dinas Sosial akan rutin melakukan patroli guna mengantisipasi dan mencegah masyarakat bertindak main hakim sendiri. Apabila ditemukan dan diamankan, individu yang bersangkutan akan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan yang diperlukan. "Belum ada laporan (gangguan). Baru kemarin saja muncul di medsos dan viral. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan Polres dan Dinsos untuk bertindak bersama. Jika ada yang diamankan, kami akan serahkan ke Dinsos untuk pembinaan," pungkasnya.
