Internationalmedia.co.id – News – Seorang pelajar berusia 17 tahun berinisial DFR harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban pembacokan brutal oleh sekelompok pelajar lain di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Insiden mengerikan yang terekam kamera pengawas ini terjadi pada Selasa (9/6) sekitar pukul 13.45 WIB, menyebabkan DFR mengalami luka bacok serius di punggung yang membutuhkan tujuh jahitan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, membenarkan kejadian nahas tersebut. "Korbannya juga pelajar, ada luka bacok 7 jahitan di punggung," ungkap AKP Wisnu pada Rabu (10/6/2026). DFR saat itu sedang dalam perjalanan menuju sekolahnya, melintasi Jalan Palmerah Barat VI, RT 05 RW 15, ketika tiba-tiba diserang tanpa alasan yang jelas oleh sekelompok pelajar.

Rekaman CCTV yang kemudian viral di berbagai platform media sosial memperlihatkan detik-detik pembacokan yang terjadi di jalan permukiman. Dalam video tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor sendirian terlihat berpapasan dengan pelaku. Salah seorang pelaku, yang mengenakan topi dan masker, langsung menyerang DFR dengan celurit dari arah depan. Meskipun korban sempat berhenti, pelaku turun dari motornya dan kembali melayangkan dua sabetan celurit ke arah punggung DFR. Setelah serangan itu, korban berusaha melarikan diri, diikuti oleh pelaku yang juga langsung kabur dari lokasi kejadian.
Setelah insiden tersebut, DFR yang batal melanjutkan perjalanan ke sekolah, segera pulang untuk mendapatkan perawatan medis. Pada hari yang sama, ia melaporkan kejadian ini ke Polsek Palmerah. Tim Opsnal Resmob Satreskrim Polres Jakarta Barat dengan sigap menindaklanjuti laporan tersebut. Berbekal penyelidikan mendalam, identitas para terduga pelaku berhasil ditemukan.
Petugas kepolisian kemudian mendatangi rumah para pelaku. "Kedua pelaku mengakui perbuatan bersama 5 orang temannya," jelas AKP Wisnu. Sebanyak tujuh orang sempat diamankan untuk dimintai keterangan terkait kasus pembacokan ini. Barang bukti berupa celurit yang digunakan untuk menyerang, sepeda motor yang dipakai pelaku untuk berboncengan, serta masker juga telah disita. Pihak kepolisian dari internationalmedia.co.id masih terus mendalami kasus ini guna menentukan status hukum para pelaku yang telah diamankan.
