Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Uranium Iran Jadi Kunci AS Tolak Tawaran Rusia
Trending Indonesia

Uranium Iran Jadi Kunci AS Tolak Tawaran Rusia

GunawatiBy Gunawati17-04-2026 - 07.30Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Uranium Iran Jadi Kunci AS Tolak Tawaran Rusia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah proposal diplomatik dari Rusia untuk mengambil alih uranium yang diperkaya milik Iran sebagai langkah meredakan konflik yang memanas, kini menghadapi penolakan tegas dari Amerika Serikat. Moskow melihat tawaran ini sebagai solusi cemerlang, namun Washington memiliki pandangan yang kontras.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengungkapkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah mengajukan tawaran ini beberapa waktu lalu, dan menyebutnya sebagai "solusi yang sangat baik" yang sayangnya ditolak oleh pihak AS. "Rusia siap menerima uranium yang diperkaya milik Iran di wilayahnya," kata Peskov kepada saluran televisi India Today, seperti dikutip kantor berita RIA. Ia menambahkan, "Ini akan menjadi keputusan yang baik. Tetapi sayangnya pihak Amerika menolak proposal ini." Peskov juga menegaskan bahwa Putin tetap membuka pintu diskusi untuk mempertimbangkan kembali gagasan tersebut jika negara-negara yang terlibat memintanya.

Uranium Iran Jadi Kunci AS Tolak Tawaran Rusia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut laporan media terkini, tawaran ini pertama kali diajukan pada Juni tahun lalu dan kembali diusulkan pekan ini. Namun, sumber-sumber media AS, yang mengutip informasi dari sumber internal, mengonfirmasi bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump telah menolak proposal Rusia tersebut.

Washington sebelumnya menjadikan kepemilikan uranium yang diperkaya Iran, serta potensi pengembangannya menjadi senjata nuklir, sebagai justifikasi utama agresi mereka terhadap Iran. Pemindahan stok uranium ini menjadi salah satu prasyarat utama Washington dalam upaya perundingan damai untuk secara permanen mengakhiri perang yang berkecamuk sejak 28 Februari lalu. Diperkirakan sekitar 450 kilogram uranium yang diperkaya hingga level 60 persen, sebagian besar tersembunyi di bawah reruntuhan situs nuklir Iran yang menjadi sasaran serangan udara AS dan Israel pada Juni tahun lalu.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahkan menyatakan secara tegas bahwa Iran akan menyerahkan stok tersebut secara sukarela, atau AS tidak akan ragu untuk mengambilnya dengan cara-cara lain.

Di sisi lain, Iran dilaporkan menyatakan bahwa keputusan apa pun terkait uranium mereka akan sangat bergantung pada kesepakatan yang dapat dicapai dengan AS, terutama mengenai program nuklirnya. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga sempat menyebut bahwa Moskow memberikan bantuan militer kepada Teheran "dalam berbagai arah," meskipun tidak merinci apakah itu mencakup intelijen militer.

Peskov, dalam pernyataannya, menampik justifikasi perang antara AS-Israel melawan Iran. Ia menegaskan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebagai badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), belum pernah menemukan bukti konkret mengenai upaya Iran mengembangkan senjata nuklir. Peskov menyebut tuduhan semacam itu hanyalah "dalih untuk melancarkan agresi." Ketika ditanya lebih lanjut apakah Rusia memberikan informasi intelijen militer atau dukungan logistik bagi Iran, Peskov dengan tegas membantah: "Rusia tidak terlibat dalam konflik ini. Ini bukan perang kami." Pernyataan ini didukung oleh utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, yang sebelumnya mengatakan bahwa Putin secara pribadi meyakinkan Trump bahwa Rusia tidak berbagi intelijen dengan Iran.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Gencatan Senjata Belum Genap Sejam Israel Langsung Tembak Lebanon

17-04-2026 - 07.45

Harapan Trump Damai Gencatan Senjata Langsung Berdarah

17-04-2026 - 07.15

Paus Dihadapkan Realitas Kejam Dunia Oleh Trump

17-04-2026 - 07.00

Misteri Minibus Terbakar Belasan Tewas

17-04-2026 - 03.45

Gencatan Senjata Israel Lebanon Pasukan Tetap di Zona Keamanan

17-04-2026 - 03.30

Rahasia Gencatan Senjata Timur Tengah Terungkap

17-04-2026 - 03.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.