Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial. Ia tak menutup kemungkinan untuk melakukan serangan militer ke Meksiko demi menghentikan peredaran narkoba yang masuk ke negaranya.
"Apakah saya akan melancarkan serangan di Meksiko untuk menghentikan narkoba? Saya tak masalah. Apa pun yang harus kita lakukan untuk menghentikan narkoba," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dilansir Internationalmedia.co.id, Selasa (18/11/2025).

Trump menuduh pemerintah Meksiko gagal mengatasi kartel narkoba yang beroperasi di wilayahnya. Ia bahkan mengklaim bahwa tindakan keras terhadap Meksiko akan menyelamatkan jutaan nyawa.
Pernyataan ini muncul di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Karibia sejak Agustus lalu. Washington mengerahkan sejumlah kapal perang, termasuk kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, yang secara resmi ditujukan untuk memerangi perdagangan narkoba. Namun, banyak pihak berspekulasi bahwa langkah ini juga terkait dengan potensi intervensi militer terhadap Venezuela.
Komando Selatan AS (SOUTHCOM) menyatakan bahwa pengerahan USS Gerald R Ford merupakan bagian dari "arahan Trump untuk membubarkan Organisasi Kriminal Transnasional dan melawan terorisme narkotika dalam membela tanah air". Sejak September lalu, pasukan AS telah menewaskan puluhan orang dalam operasi militer yang menargetkan perdagangan narkoba di Karibia. Namun, AS belum memberikan bukti yang mendukung klaim bahwa mereka yang menjadi target serangan adalah benar-benar penyelundup narkoba.

