internationalmedia.co.id – Sebuah insiden tragis yang melibatkan pertikaian antar tetangga mengguncang ketenangan warga di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan. Perselisihan yang bermula dari ketegangan sesaat ini berakhir dengan hilangnya nyawa seorang pria lansia akibat serangan senjata tajam yang tidak terduga.
Peristiwa berdarah ini menewaskan seorang pria bernama Johan (65) setelah terlibat duel maut dengan tetangganya sendiri. Kejadian yang mengagetkan warga setempat ini dipicu oleh sebuah konflik yang memuncak secara tiba-tiba di salah satu rumah warga.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, kronologi bermula saat pelaku, Ifri Okpiter (37), sedang berada di dalam rumahnya. Suasana yang semula tenang mendadak berubah mencekam ketika pelaku mendengar suara gaduh berupa gedoran pintu yang keras disertai teriakan dari luar rumah.
Merasa terganggu dan curiga, Ifri segera bergegas menuju pintu depan untuk memeriksa sumber keributan tersebut. Namun, pemandangan yang ia temukan justru sangat mengejutkan. Saat pintu terbuka, korban, Johan, ternyata sudah berada di dalam area rumah pelaku dengan membawa sebilah parang di tangannya.
"Pelaku berusaha menghindar dan menangkis serangan korban menggunakan tangan kanannya," ungkap Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L Sinaga, sebagaimana dikutip pada Selasa (29/9/2026).
Dalam upaya membela diri dari serangan parang tersebut, Ifri sempat terjatuh ke lantai. Akibat benturan dan upaya menangkis senjata tajam tersebut, tangan kanan pelaku mengalami luka serius. Dalam kondisi panik dan terdesak, Ifri secara spontan mengambil sebuah garpu yang terselip di pinggang kirinya.
Tanpa diduga, garpu tersebut digunakan pelaku untuk menyerang balik korban. Pelaku menusukkan garpu tersebut ke bagian punggung sebelah kiri dan telinga kanan korban. Luka tusuk yang sangat fatal ini membuat korban tidak mampu bertahan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menolong kedua belah pihak. Keduanya sempat dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, upaya penyelamatan tersebut berakhir dengan kesedihan, karena Johan dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka tusuk yang sangat dalam.
Pasca kejadian tersebut, warga bersama anggota Polsek Kisam Tinggi segera mengamankan Ifri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, pelaku telah berada dalam pengawasan pihak berwajib untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut guna mengungkap motif pasti di balik serangan tersebut.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini guna memastikan seluruh fakta hukum terpenuhi secara adil. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kerukunan antar tetangga guna menghindari konflik yang berujung maut.
