Internationalmedia.co.id – Sebuah insiden tragis mengguncang Meksiko, di mana Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, tewas ditembak dalam sebuah acara publik. Peristiwa berdarah ini terjadi di tengah perayaan Hari Orang Mati, meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat.
Dua orang yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut telah berhasil ditangkap oleh pihak berwenang. Namun, salah satu pelaku dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, seperti yang dilansir oleh AFP.

Negara bagian Michoacan, tempat Uruapan berada, memang dikenal sebagai wilayah rawan konflik akibat aktivitas kartel narkoba. Kelompok kriminal ini kerap melakukan pemerasan terhadap petani, menciptakan suasana mencekam dan ketidakstabilan.
Carlos Manzo, yang menjabat sebagai Wali Kota sejak September 2024, dikenal aktif dalam upaya menjaga keamanan wilayahnya. Bahkan, ia tak jarang ikut serta dalam patroli keamanan dengan mengenakan rompi antipeluru.
Pembunuhan Manzo terjadi hanya beberapa hari setelah kematian Bernardo Bravo, seorang perwakilan petani yang vokal menentang pemerasan oleh geng kriminal. Rentetan kejadian ini semakin memperburuk situasi keamanan di Michoacan.
Meksiko sendiri telah lama bergulat dengan masalah kekerasan terkait narkoba. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah politisi lokal menjadi korban pembunuhan, menambah daftar panjang korban jiwa akibat konflik yang berkepanjangan.
Kejadian ini menambah catatan kelam kekerasan politik di Meksiko. Bulan lalu, Wali Kota Pisaflores juga tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Sebelumnya, seorang wali kota di Meksiko selatan tewas bersama seorang stafnya dalam serangan di kantornya. Keesokan harinya, wali kota lain di wilayah barat negara itu dibunuh bersama suaminya.
