Internationalmedia.co.id – Perundingan krusial untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza memasuki babak baru dengan kehadiran sejumlah tokoh penting di Mesir. Penasihat utama Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, tiba di Sharm el-Sheikh pada hari ini, menunjukkan keseriusan upaya untuk menemukan solusi damai.
Kehadiran Witkoff mengisyaratkan fokus pada isu-isu paling pelik dalam upaya mengakhiri perang di Gaza. Hamas sendiri menegaskan perlunya jaminan kuat dari Trump dan mediator bahwa Israel tidak akan melanjutkan operasi militernya di wilayah Palestina setelah pembebasan seluruh sandera yang tersisa.

Optimisme akan tercapainya kesepakatan damai telah diungkapkan oleh berbagai pihak. Namun, sejumlah poin krusial masih menjadi batu sandungan, termasuk persyaratan pelucutan senjata Hamas, jadwal dan cakupan penarikan pasukan Israel dari Gaza, serta pembentukan badan internasional untuk mengelola Gaza pasca-Hamas.
Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, juga turut serta dalam perundingan di Sharm el-Sheikh. Dari pihak Israel, penasihat utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Ron Dermer, turut bergabung dalam upaya perundingan ini.
Perwakilan dari kelompok militan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan Jihad Islam Palestina juga dijadwalkan hadir, menggarisbawahi tujuan perundingan untuk melibatkan seluruh kelompok Palestina.
Perundingan pendahuluan telah dilakukan dengan mediator dari Qatar, Mesir, dan AS. Seorang pejabat senior Hamas, Taher Nounou, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertukar daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan dengan imbalan sandera Israel.
Rencana yang diusung mencakup gencatan senjata segera, pembebasan 48 sandera yang ditawan militan di Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023, penarikan pasukan Israel setelah Hamas melucuti senjatanya, dan penempatan pasukan keamanan internasional di bawah pemerintahan internasional yang diawasi oleh Trump dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi menyampaikan bahwa negosiasi sejauh ini menunjukkan perkembangan yang "sangat menggembirakan." Netanyahu juga telah menerima rencana Trump, dengan kantornya menyatakan "optimisme namun berhati-hati" terkait pembicaraan yang dianggap sebagai negosiasi teknis atas rencana yang telah disetujui kedua belah pihak.
Pejabat senior Hamas, Izzat al-Rishq, menekankan bahwa partisipasi para pemimpin Qatar, Turki, dan Mesir memberikan dorongan kuat bagi perundingan untuk mencapai hasil positif dan mempersempit ruang gerak Netanyahu untuk melanjutkan agresi.
