Internationalmedia.co.id – News – Seorang wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, berhasil melarikan diri dari penyekapan dan penganiayaan brutal yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, HSLT. Aksi dramatis ini terjadi setelah TS nekat kabur melalui jendela saat pelaku lengah, mengakhiri penderitaan yang berlangsung lebih dari seminggu. Kasus kekerasan dalam hubungan ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian, dengan satu pelaku berhasil diamankan.
Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, insiden mengerikan ini bermula pada 29 Juni 2026. TS diduga menjadi sasaran kekerasan fisik berulang kali oleh HSLT hingga tanggal 8 Juli 2026. Akibatnya, korban mengalami luka lebam serius di bagian wajah dan tangan, menunjukkan tingkat kekejaman yang dialaminya.

Kesempatan untuk bebas datang saat HSLT meninggalkan tempat tinggal mereka. Dengan keberanian yang luar biasa, TS memanfaatkan momen tersebut untuk keluar melalui jendela dan segera mencari pertolongan. Ia kemudian melaporkan seluruh peristiwa yang menimpanya kepada Polres Metro Bekasi, memicu penyelidikan cepat dari aparat.
Penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi mengungkap bahwa kasus ini melibatkan dua orang pelaku. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian, mengonfirmasi bahwa HSLT, pelaku utama dalam penganiayaan dan penyekapan TS, telah berhasil diamankan. Penangkapan ini merupakan langkah awal dalam mengungkap seluruh jaringan kekerasan yang menimpa korban.
Sementara itu, satu pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran intensif oleh petugas. Pihak kepolisian belum merilis identitas detail dari pelaku yang telah ditangkap maupun yang masih buron, demi kepentingan penyidikan. AKBP Jerico menambahkan bahwa polisi terus mendalami peran masing-masing tersangka dalam kasus ini. Upaya maksimal sedang dilakukan untuk segera meringkus pelaku yang tersisa dan menuntaskan kasus tragis ini.
