Internationalmedia.co.id – News – Kecelakaan lalu lintas serius mengguncang Jalan Raya Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Selasa malam (14/7/2026). Sebuah mobil Daihatsu Xenia menabrak empat unit sepeda motor secara beruntun, mengakibatkan tiga pengendara motor mengalami luka-luka serius. Pengemudi mobil nahas tersebut, berinisial SS (52), telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengonfirmasi penangkapan pengemudi Xenia tersebut saat dihubungi Internationalmedia.co.id pada Rabu (15/7/2026). "Iya, sopir inisial SS sudah kami amankan," ujar AKP Made Budi. Meski demikian, status SS saat ini masih sebagai saksi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami penyebab pasti insiden tragis ini. "Masih dalam pemeriksaan, penyebab masih dalam penyelidikan," tambahnya.

Insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Menurut keterangan awal, mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B-2918-UFQ melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Pondok Gede. Tanpa diduga, kendaraan roda empat tersebut kehilangan kendali dan menabrak empat unit sepeda motor yang berada di jalur yang sama.
AKP Made Budi menambahkan, lokasi kejadian tepatnya berada di dekat toko Maxxis ban. Empat sepeda motor yang terlibat dalam tabrakan beruntun ini adalah Honda B-4452-KMT, Yamaha B-4011-KRC, Yamaha H-2045-BLG, serta satu unit motor lain yang nomor pelatnya belum teridentifikasi.
Akibat fatal dari insiden ini, tiga pengendara sepeda motor mengalami luka-luka serius. Korban berinisial ZI menderita luka pada pipi kiri, dagu sobek, dan dahi kiri memar. Sementara SA mengalami luka di pipi, dahi sobek, lecet pada kaki kanan, serta nyeri di paha kanan. Kondisi paling mengkhawatirkan dialami MA, yang mengalami luka dalam di kepala dan muntah-muntah. Ketiga korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah dievakuasi dan dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur sebagai barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut. Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur, yang terus berupaya mengungkap seluruh fakta di balik kecelakaan tragis tersebut.
