Kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa YTR (29) oleh Taufik Hidayat (30) semakin membuka tabir baru. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan baru-baru ini mengkonfirmasi keberadaan tato-tato khusus di tubuh korban, yang diduga kuat berkaitan erat dengan hubungan keduanya dan motif di balik kejahatan tersebut.
Kombes Hendra Rochmawan secara gamblang menjelaskan kepada awak media bahwa tato-tato yang ditemukan pada tubuh YTR memang benar adanya. "Kami sampaikan bahwa tato yang ada di tubuh korban ini memang kami benarkan," ujar Hendra, seraya merinci, "Ada beberapa tulisan love, ya, love Taufik, TH, dan juga ada gambar daripada si tersangka di badan korban." Konfirmasi ini didapatkan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan pihak kepolisian, sebagaimana dilansir oleh internationalmedia.co.id. Tato tersebut meliputi wajah Taufik Hidayat, inisial "TH", serta tulisan "love Taufik" yang terukir di bagian tubuh wanita itu.

Lebih jauh, pihak kepolisian mulai menyoroti adanya indikasi ‘love bombing’ atau taktik manipulasi emosional yang diduga kuat diterapkan oleh Taufik Hidayat. Menurut Hendra, pola ini seringkali digunakan pelaku untuk mengendalikan korbannya. "Dan ini tentu saja, kita sampaikan mungkin bagian dari pada love bombing yang terjalin dari keduanya," jelasnya. Taktik tersebut, lanjut Hendra, pada akhirnya berujung pada pembatasan interaksi sosial korban dan puncaknya, kekerasan fisik yang dialami YTR.
Hingga kini, penyidik dari Polda Jawa Barat masih terus melakukan pendalaman intensif terhadap kasus ini, termasuk motif di balik tindakan Taufik Hidayat dan sejauh mana taktik ‘love bombing’ berperan dalam serangkaian kejadian mengerikan tersebut. "Kami terus melakukan pendalaman dan penyidikan terkait tersangka TH," tutup Hendra, menegaskan komitmen polisi untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus yang menyita perhatian publik ini.
