Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah meninggalkan duka mendalam serta ketidakpastian bagi ribuan warga. Merespons kondisi krusial ini, Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, di bawah komando Kepala BAGUNA Hardiyanto Kenneth, mengambil langkah nyata dengan langsung terjun ke lokasi bencana. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pria yang akrab disapa Bang Kent ini menyambangi langsung Dusun Terang 1 dan Dusun Terang 2 di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, membawa serta tim dan segudang bantuan.
Kehadiran BAGUNA di NTT bukan sekadar simbolis. Tim ini menggelar dapur umum yang beroperasi penuh, menyajikan sekitar 1.000 porsi makanan siap saji setiap hari untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak terpenuhi. Selain itu, 30 unit tenda regu berukuran 3×4 meter turut didistribusikan sebagai hunian sementara. Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak di pengungsian dengan penyaluran tas sekolah, alat tulis, dan makanan pendamping bergizi. Seluruh pelayanan dan dukungan ini direncanakan berlangsung selama 24 jam penuh, mulai 23 Agustus hingga 4 September 2026.

Hardiyanto Kenneth, yang juga Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, menegaskan bahwa esensi bantuan dalam situasi bencana melampaui sekadar jumlah logistik. "Bagi kami, ketika saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur sedang menghadapi musibah, tidak ada alasan untuk berdiam diri," ujarnya pada Jumat (28/8/2026) dalam keterangan pers yang diterima internationalmedia.co.id. Ia menambahkan, gempa bukan hanya meruntuhkan bangunan fisik, melainkan juga mengguncang fondasi kehidupan, meninggalkan trauma dan kehilangan yang mendalam.
Menurut Kenneth, di tengah keterbatasan dan duka, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar materi; mereka merindukan rasa aman, dukungan moral, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian. "Kami datang bukan semata-mata membawa bantuan logistik. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri. Ada sesama anak bangsa yang peduli, yang ikut merasakan kesedihan mereka, dan yang ingin hadir untuk membantu meringankan beban mereka," tegasnya.
Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong yang harus termanifestasi secara nyata. Bencana, lanjutnya, tidak mengenal batas geografis, sehingga kepedulian kemanusiaan pun tidak boleh terhalang oleh jarak. "Bagi kami, kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara-saudara kita membutuhkan uluran tangan, sudah sepatutnya kita hadir, mendengar, dan bergerak bersama," serunya, mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut serta.
Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII ini menambahkan, meskipun pemerintah memiliki peran sentral dalam penanganan bencana, kekuatan kolektif masyarakat melalui gotong royong adalah pilar tak kalah penting dalam proses pemulihan. "Dalam situasi bencana, gotong royong bukan sekadar slogan. Gotong royong adalah kekuatan yang membuat masyarakat mampu bertahan dan bangkit. Karena itu, siapa pun yang memiliki kemampuan untuk membantu, mari mengambil bagian," ajaknya.
Kehadiran BAGUNA DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta di Golo Sepang diharapkan mampu membawa secercah rasa aman dan meringankan beban warga. Perhatian khusus terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak di pengungsian, dengan bantuan alat tulis dan makanan bergizi, bertujuan agar mereka tetap mendapatkan dukungan di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga, menghadirkan rasa aman, dan menjadi penguat bagi mereka untuk kembali bangkit," pungkasnya.
Kent juga mengungkapkan bahwa semangat kemanusiaan ini adalah implementasi langsung dari pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Megawati, menurut Kent, selalu menekankan agar seluruh kader partai memperkuat gerak kemanusiaan melalui BAGUNA dan senantiasa turun ke bawah, merasakan langsung denyut nadi penderitaan rakyat.
"Pesan Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri jelas, seluruh kader harus membantu rakyat dengan seluruh pikiran dan tenaga. Hindari sikap lupa pada rakyat saat sudah menjabat Anggota Dewan atau Kepala Daerah. Teruslah melakukan pergerakan turun ke bawah, untuk menangis dan tertawa bersama rakyat," kutip Kent. Ia memastikan, BAGUNA DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta akan konsisten melayani korban bencana dengan tulus dan ikhlas.
"BAGUNA hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan persaudaraan. NTT tidak sendiri. Kita bersama-sama, kita gotong royong, dan kita bangkit bersama," tutupnya, menegaskan komitmen BAGUNA untuk terus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
