Internationalmedia.co.id – Pemerintah Ukraina mengumumkan bahwa Rusia telah mengembalikan seribu jenazah tentara Ukraina yang gugur dalam konflik. Moskow juga mengonfirmasi telah menerima 31 jenazah tentaranya dari pihak Ukraina. Pertukaran jenazah ini merupakan bagian dari kesepakatan antara kedua negara yang terlibat dalam perang sejak Februari 2022.
"Proses repatriasi telah dilaksanakan hari ini," demikian pernyataan Markas Koordinasi Ukraina untuk Penanganan Tawanan Perang melalui media sosial. Pihak Ukraina menambahkan bahwa seribu jenazah yang diklaim Rusia sebagai tentara Ukraina telah dikembalikan.

Sebelumnya, Rusia juga telah menyerahkan jenazah tentara Ukraina dalam beberapa kesempatan. Pada bulan September, Agustus, dan Juli, Kyiv menerima total seribu jenazah tentara dari Rusia. Hal ini menggambarkan betapa sengitnya pertempuran di berbagai garis depan.
Markas Koordinasi Ukraina menyatakan bahwa proses identifikasi jenazah yang dipulangkan akan segera dimulai oleh pihak berwenang. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Komite Palang Merah Internasional atas peran pentingnya dalam proses pemulangan ini.
Puluhan ribu tentara dari kedua belah pihak telah kehilangan nyawa sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai. Meskipun kedua negara tidak secara rutin mempublikasikan data korban, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pernah menyatakan bahwa Ukraina telah kehilangan lebih dari 46.000 tentara, dan puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang dalam pertempuran.
