Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Rudal Canggih Amerika Tetap di Korea Selatan
Trending Indonesia

Rudal Canggih Amerika Tetap di Korea Selatan

GunawatiBy Gunawati22-04-2026 - 16.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Washington DC – Spekulasi mengenai relokasi sistem pertahanan rudal canggih Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Amerika Serikat dari Korea Selatan ke Timur Tengah akhirnya terjawab. Komandan Pasukan AS di Korea (USFK), Jenderal Xavier Brunson, secara tegas menyatakan bahwa sistem rudal krusial tersebut akan tetap berada di Semenanjung Korea, menepis laporan sebelumnya yang sempat memicu kekhawatiran publik.

Sebelumnya, sebuah laporan dari media terkemuka AS, The Washington Post, yang mengutip sumber-sumber anonim, mengindikasikan adanya rencana pemindahan sebagian sistem THAAD dari Korsel. Langkah ini disebut-sebut bertujuan untuk memperkuat pertahanan di kawasan Timur Tengah yang sedang bergejolak, terutama dalam konteks potensi konflik dengan Iran. Kabar tersebut sontak menimbulkan kegelisahan mendalam di kalangan masyarakat Korea Selatan, mengingat THAAD merupakan elemen vital dalam strategi pertahanan mereka menghadapi ancaman nuklir dan rudal dari Korea Utara.

Rudal Canggih Amerika Tetap di Korea Selatan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam sebuah sidang komite Senat AS di Washington DC pada Selasa (21/4) waktu setempat, Jenderal Brunson dengan lugas menyampaikan, "Washington belum memindahkan sistem THAAD apa pun dari negara ini." Ia menambahkan, "THAAD masih berada di semenanjung (Korea) saat ini." Pernyataan ini secara efektif mengakhiri spekulasi dan memberikan kepastian mengenai status sistem pertahanan tersebut.

Brunson juga menjelaskan bahwa ada pengiriman amunisi yang ditujukan ke Timur Tengah, namun menegaskan bahwa itu bukan bagian dari sistem THAAD itu sendiri. "Kami mengirimkan amunisi ke depan (ke Timur Tengah), dan amunisi tersebut saat ini menunggu untuk dipindahkan," ungkapnya, tanpa merinci lebih lanjut. Ketika ditanya apakah ia berharap sistem THAAD akan tetap di posisinya saat ini, Brunson menjawab singkat namun tegas, "Iya."

Sistem THAAD sendiri dirancang khusus untuk mencegat rudal balistik, baik jarak pendek, menengah, maupun jarak jauh, menggunakan teknologi "tembak-untuk-menghancurkan" (hit-to-kill) yang sangat presisi. Kemampuannya inilah yang menjadikannya aset strategis dalam pertahanan rudal.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, telah menyatakan ketidaknyamanannya atas laporan potensi pemindahan sistem pertahanan rudal buatan AS tersebut, meskipun ia mengakui keterbatasan pemerintah Seoul dalam mengambil tindakan. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan sempat menegaskan keyakinannya bahwa mereka tetap mampu menangkal ancaman dari Korea Utara, bahkan jika sebagian aset militer AS dipindahkan.

Sejak tahun 2017, Amerika Serikat telah menempatkan sekitar 28.500 tentaranya di Korea Selatan, bersama dengan sistem THAAD. Kehadiran sistem pertahanan ini secara konsisten memicu protes keras dari Tiongkok, yang memandang THAAD sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya sendiri, bukan hanya sebagai alat pertahanan terhadap Korea Utara.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Pangeran Iran Disiram Misteri di Berlin

24-04-2026 - 12.30

Washington Siapkan Pukulan Jika Gencatan Senjata Gagal

24-04-2026 - 12.15

Trump Ungkap Rencana Nuklir Iran

24-04-2026 - 12.00

AS Sita Kapal Hantu Penyelundup Minyak Iran

24-04-2026 - 10.30

Misteri Tiga Kapal Induk AS di Timur Tengah

24-04-2026 - 10.00

Rencana Besar Trump Guncang Timur Tengah

24-04-2026 - 07.45
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.