internationalmedia.co.id – Suasana penuh haru menyelimuti kediaman Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Jakarta pada Senin malam. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir secara langsung untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya sosok tokoh bangsa, Guruh Soekarnoputra. Kunjungan takziah ini menjadi momen penting yang memperlihatkan sisi humanis di tengah dinamika politik nasional.
Kedatangan Presiden Prabowo Subianto tersebut bukan sekadar kunjungan formal kenegaraan, melainkan bentuk penghormatan terakhir bagi mendiang Guruh Soekarnoputra yang telah berpulang ke rahmatullah. Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, Prabowo duduk berdampingan dengan Megawati, menunjukkan kedekatan dan rasa empati yang mendalam terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui akun Instagram Sekretariat Presiden, kehadiran Presiden Prabowo dalam kunjungan ini juga didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Terlihat hadir di lokasi antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat ini menegaskan betapa besarnya rasa kehilangan negara atas kepergian Guruh Soekarnoputra.
Di sisi keluarga, Megawati Soekarnoputri tampak didampingi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani serta Ketua DPP PDIP Said Abdullah. Pertemuan antara Prabowo dan Megawati tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat namun penuh dengan rasa duka. Keduanya tampak duduk bersama di sebuah kursi panjang, berbincang sejenak untuk memberikan penguatan moral bagi keluarga besar Soekarnoputra.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara khusus memanjatkan doa bagi mendiang. Ia berharap agar almarhum mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, Prabowo juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian kehilangan ini.
Sebagai informasi, Guruh Soekarnoputra menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 26 September 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar dan para pengikutnya. Jenazah mendiang telah dimakamkan secara terhormat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, sebuah lokasi yang menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi banyak tokoh penting di tanah air.
Kunjungan takziah ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga silaturahmi dan rasa kemanusiaan, melampaui batas-batas perbedaan politik yang ada di Indonesia. Kehadiran pemimpin negara di tengah masa duka keluarga besar Soekarnoputri menjadi simbol persatuan dan penghormatan terhadap jasa-jasa mendiang bagi bangsa dan negara.
