Internationalmedia.co.id – Sebuah pesta pernikahan di Pakistan berubah menjadi mimpi buruk setelah seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di tengah kerumunan tamu. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dan 25 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan dahsyat tersebut.
Insiden mengerikan ini terjadi di kediaman Noor Alam Mehsud, seorang tokoh masyarakat pro-pemerintah di Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Kepala Kepolisian setempat, Adnan Khan, mengungkapkan bahwa para korban telah dilarikan ke rumah sakit, dengan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Menurut laporan AFP, serangan terjadi saat para tamu undangan tengah menikmati pesta pernikahan, menari mengikuti alunan musik. Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi teror tersebut. Namun, kecurigaan kuat mengarah pada Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok yang dikenal sering melancarkan serangan di negara tersebut.
TTP, meskipun terpisah dari Taliban Afghanistan, memiliki hubungan erat. Kelompok ini semakin berani sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada tahun 2021, setelah pasukan AS dan NATO meninggalkan negara itu. Banyak pemimpin dan anggota TTP diyakini telah berlindung di Afghanistan sejak saat itu. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan terkait peristiwa tragis ini.
