Sebuah tragedi memilukan menyelimuti jalan raya di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ketika satu keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan balita mereka tewas seketika dalam kecelakaan lalu lintas. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden nahas ini terjadi pada Senin siang, 21 September, melibatkan sepeda motor yang mereka kendarai dengan dua unit truk yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kecelakaan maut tersebut bermula saat korban, yang mengendarai sepeda motor berboncengan tiga, melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor mencoba melakukan manuver menyalip kendaraan di depannya. Namun, upaya tersebut berujung fatal. Motor mereka kehilangan kendali setelah menabrak bagian bemper belakang sebuah truk tangki air.

Akibat benturan itu, sepeda motor dan ketiga penumpangnya terjatuh ke sisi kanan jalan. Nahas, di saat bersamaan, sebuah dump truk tronton yang melaju searah dari belakang langsung melindas mereka dengan roda belakang kirinya. Ironisnya, baik truk tangki air maupun dump truk tronton yang terlibat dalam insiden tragis ini dilaporkan langsung melarikan diri, meninggalkan para korban tergeletak tak bernyawa di lokasi.
Kepala Seksi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, yang dikonfirmasi oleh internationalmedia.co.id, membenarkan kronologi kejadian tersebut. "Di saat itu motor korban menabrak bemper belakang truk tangki air hingga terjatuh ke kanan dan terlindas roda belakang kiri dump truk tronton yang sama-sama berjalan dari arah utara ke selatan atau searah," jelas Iptu Joko Suseno, Selasa kemarin.
Ketiga korban yang meninggal dunia di tempat kejadian adalah satu keluarga asal Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Mereka diidentifikasi sebagai Boy Adam (28) selaku pengendara motor, Putri Nuraini (26) sebagai penumpang, dan putra mereka, Ghazzal Thabrani Hafizhan (3), yang masih balita.
Kepergian tragis satu keluarga ini menyisakan duka mendalam dan sekaligus menyoroti pentingnya kehati-hatian di jalan raya serta tanggung jawab pengemudi. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk melacak keberadaan kedua truk yang melarikan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di mata hukum.
