Setelah pencarian intensif selama dua hari, seorang bocah berusia 11 tahun bernama Albizar ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, penemuan tragis ini mengakhiri harapan keluarga dan tim SAR gabungan yang telah berjuang sejak korban dilaporkan tenggelam.
Kurniawan, anggota Pos SAR Samarinda, mengonfirmasi penemuan jasad Albizar pada Jumat (25/9) sekitar pukul 15.44 Wita. "Ketemunya sekitar 15.44 Wita. Baru saja," ujar Kurniawan saat dihubungi oleh internationalmedia.co.id pada hari yang sama, menjelaskan bahwa korban ditemukan di dasar sungai.

Proses evakuasi jasad korban melibatkan empat personel penyelam dari tim SAR gabungan. Albizar ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam, yaitu di kawasan Lampion Garden. "Proses pencariannya dengan cara diselami. Ada empat personel dari Tim SAR yang menyelam," jelas Kurniawan.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun internationalmedia.co.id, sebelum insiden nahas itu terjadi, Albizar diketahui sedang bermain air bersama tiga orang temannya di tepi Sungai Mahakam. Meskipun demikian, Kurniawan belum dapat memastikan secara detail penyebab pasti korban bisa tenggelam. Ia menduga, Albizar kemungkinan terpeleset atau terbawa arus sungai yang saat itu mungkin cukup kuat.
Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya bermain di area sungai tanpa pengawasan ketat, terutama bagi anak-anak.
