Internationalmedia.co.id – Kabar duka menyelimuti pantai timur Australia, seorang turis asal Swiss meregang nyawa akibat serangan hiu di dekat lokasi selancar populer. Insiden tragis ini juga menyebabkan seorang turis Swiss lainnya mengalami luka serius.
Kepolisian New South Wales melaporkan bahwa layanan darurat segera merespons laporan serangan hiu di Pantai Kylies, Crowdy Bay, dekat Port Macquarie, sekitar 350 kilometer utara Sydney, pada Kamis (27/11) waktu setempat.

Menurut laporan awal, dua orang menjadi korban gigitan hiu di pantai tersebut. Seorang wanita, diperkirakan berusia 20-an, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Identitas korban belum diumumkan kepada publik. Sementara itu, seorang pria, juga diperkirakan berusia 20-an, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Kepala Inspektur Kepolisian Timothy Bayly menjelaskan bahwa kedua korban saling mengenal. Departemen Luar Negeri Federal Swiss mengonfirmasi kewarganegaraan kedua korban. "Seorang warga negara Swiss meninggal dunia, dan seorang warga negara Swiss lainnya mengalami luka-luka," demikian pernyataan resmi dari Departemen Luar Negeri Federal Swiss.
Konsulat Jenderal Swiss di Sydney telah berkoordinasi dengan otoritas Australia dan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Josh Smyth, kepala otoritas ambulans New South Wales, memuji keberanian seorang saksi mata yang memberikan pertolongan pertama kepada korban pria dengan "tourniquet darurat", tindakan yang berpotensi menyelamatkan nyawanya.
Pantai Kylies ditutup sementara untuk umum. Pihak berwenang sedang berupaya mengidentifikasi spesies hiu yang terlibat dalam serangan tersebut. Drumlines, alat pengendali hiu, telah dipasang dengan harapan dapat menangkap hiu yang bertanggung jawab atas serangan mematikan ini.
Tragisnya, serangan ini terjadi hanya dua bulan setelah seorang pria tewas diserang hiu saat berselancar di Pantai Long Reef, Sydney bagian utara. Internationalmedia.co.id akan terus memberikan perkembangan terbaru terkait insiden ini.
