internationalmedia.co.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang kembali memicu kerusakan infrastruktur di wilayah Jawa Barat. Kali ini, insiden pohon tumbang dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Malabar, Kota Bogor, yang mengakibatkan kerusakan pada sebuah bangunan usaha dan kendaraan bermotor.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Jumat sore (3/10/2026) saat intensitas hujan sedang tinggi-tingginya. Menurut laporan di lapangan, sebuah dahan pohon jenis randu atau kapuk yang berukuran cukup besar patah dan langsung menghantam area komersial di sekitar lokasi kejadian. Dahan tersebut dilaporkan memiliki panjang mencapai 10 meter dengan diameter sekitar 15 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, mengonfirmasi bahwa dampak utama dari jatuhnya dahan pohon ini mengenai bangunan Kafe Aliakbar. Tidak hanya merusak struktur bangunan, dahan yang sangat berat tersebut juga menimpa satu unit sepeda motor yang merupakan inventaris milik kafe tersebut.
"Dahan pohon jenis randu dengan panjang 10 meter dan diameter 15 sentimeter tumbang, menimpa ruangan Kafe Aliakbar serta menimpa satu unit motor inventaris kafe tersebut," ujar Dimas saat memberikan keterangan kepada awak media.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lokasi kejadian, Dimas menjelaskan bahwa faktor utama penyebab tumbangnya dahan tersebut adalah kondisi pohon yang sudah tidak sehat. Angin kencang yang menerjang saat hujan deras menjadi pemicu utama, namun kondisi dahan yang sudah lapuk membuat pohon tersebut tidak mampu bertahan menahan beban angin.
Beruntung, meski kejadian berlangsung secara tiba-tiba di tengah situasi hujan lebat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Saat peristiwa berlangsung, sejumlah karyawan kafe diketahui sedang berada di lokasi, namun mereka berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terkena dampak langsung dari jatuhnya dahan pohon tersebut.
"Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Kerugian yang dialami murni bersifat materiil, yakni kerusakan pada bagian bangunan kafe dan kerusakan pada sepeda motor akibat tertimpa dahan," tambah Dimas.
Pasca kejadian, tim BPBD Kota Bogor segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Proses pembersihan dahan pohon yang menghalangi akses dan merusak bangunan tersebut dilakukan secara gotong royong melibatkan petugas BPBD, relawan, serta warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.
Pihak berwenang juga mengimbau kepada masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk, untuk selalu waspada terhadap potensi pohon tumbang. Mengingat banyaknya pohon tua di area perkotaan, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem menjadi kunci utama dalam menghindari risiko kecelakaan yang tidak diinginkan.
