Internationalmedia.co.id melaporkan penemuan mengejutkan dalam investigasi pembunuhan influencer sayap kanan Charlie Kirk. Pihak berwenang mengamankan selongsong peluru bekas yang diduga milik pelaku, dengan tulisan provokatif. Gubernur Utah, Spencer Cox, mengungkapkan adanya dua selongsong peluru dengan tulisan berbeda. Satu bertuliskan "Hei, fasis! Tangkap!", dan yang lain menampilkan tulisan "Bella Ciao," sebuah lagu perlawanan anti-fasis Italia era Perang Dunia II. Temuan ini semakin memperumit kasus yang telah menghebohkan Amerika Serikat.
Identitas pelaku, Tyler Robinson, telah diungkap Gubernur Cox pada Jumat lalu, menyusul pengumuman Donald Trump di Fox News. Trump, dalam wawancara eksklusif, mengklaim Robinson telah menyerahkan diri dengan bantuan seorang pendeta yang kemudian menyerahkannya kepada pihak berwenang. Trump menambahkan bahwa Robinson kini ditahan di markas besar kepolisian.

Penangkapan Robinson mengakhiri perburuan besar-besaran yang dilakukan FBI, yang menawarkan hadiah US$ 100.000 (Rp 1,6 miliar) untuk informasi mengenai pelaku pembunuhan Kirk. Kirk, aktivis sayap kanan dan pendukung Trump berusia 31 tahun, tewas ditembak pada Rabu (10/9) saat menghadiri acara di Universitas Utah Valley. Tulisan-tulisan pada selongsong peluru tersebut kini menjadi fokus utama investigasi, mengungkapkan kemungkinan motif ideologis di balik pembunuhan tersebut. Apakah tulisan "Bella Ciao" mengindikasikan adanya unsur politik radikal dalam kasus ini? Investigasi lebih lanjut masih terus berlanjut.
