Kematian Zara Qairina Mahathir (13) di Malaysia menghebohkan publik. Internationalmedia.co.id melaporkan, kasus ini dipenuhi tanda tanya sejak awal, memicu kecurigaan dan spekulasi luas. Siswi Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tun Datu Mustapha ini ditemukan tak sadarkan diri di selokan dekat asramanya pada 16 Juli, diduga jatuh dari lantai tiga. Dia meninggal keesokan harinya tanpa autopsi awal, memicu kritik atas kurangnya transparansi dari pihak berwenang.
Kejanggalan semakin kentara. Keluarga baru melaporkan kematian Zara ke polisi beberapa hari setelah pemakaman, setelah menemukan memar di punggung jenazah. Publik pun berspekulasi, mulai dari dugaan perundungan hingga keterlibatan pihak berkuasa. Tuduhan upaya penutupan kasus pun bermunculan. Tekanan publik akhirnya memaksa Perdana Menteri Anwar Ibrahim turun tangan, menjanjikan penyelidikan cepat dan transparan.

Puncaknya, Kejaksaan Agung Malaysia memerintahkan penggalian makam Zara untuk autopsi pada 8 Agustus. Hasil autopsi selama 8 jam di Rumah Sakit Queen Elizabeth I, Kota Kinabalu, mengungkap adanya tanda-tanda cedera pada tubuh Zara. Walau pengacara keluarga enggan merinci sebelum laporan resmi, penyelidikan polisi kini fokus pada dugaan perundungan. Lebih dari 60 orang telah dimintai keterangan.
Kronologi kejadian menunjukkan serangkaian peristiwa yang mencurigakan. Dari penemuan Zara yang pingsan hingga pemakaman tanpa autopsi, kemudian tuntutan keluarga untuk penyelidikan transparan, hingga penggalian makam dan autopsi. Bahkan, Wakil Menteri Pendidikan Malaysia, Wong Kah Woh, menegaskan tidak akan ada kompromi terkait perundungan dan tidak ada yang akan dilindungi.
Bukti baru muncul berupa rekaman audio percakapan Zara dengan ibunya, yang bocor ke media sosial. Rekaman tersebut mengungkap ketakutan Zara terhadap seorang siswi senior, yang disebut ‘Kak M’, dan ancaman yang diterimanya. Rekaman ini semakin memperkuat dugaan perundungan sebagai motif kematian Zara. Polisi kini tengah menyelidiki semua kemungkinan, termasuk dugaan bullying yang dilaporkan oleh Zara sebelumnya. Misteri kematian Zara masih jauh dari terungkap, dan penyelidikan terus berlanjut.
