Ledakan dahsyat mengguncang permukiman di Pardisan, Qom, Iran. Internationalmedia.co.id melaporkan sedikitnya tujuh orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Insiden ini menimbulkan spekulasi, mengingat ketegangan geopolitik yang masih tinggi di kawasan tersebut.
Sumber anonim yang dikutip kantor berita Fars, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, menyebutkan ledakan bukan berasal dari serangan militer Israel. Direktur pemadam kebakaran Qom menyatakan empat unit hunian rusak akibat ledakan yang diduga kuat disebabkan kebocoran gas. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.

Peristiwa ini terjadi di tengah sisa-sisa ketegangan pasca perang singkat antara Iran dan Israel. Perang 12 hari tersebut, yang melibatkan serangan udara besar-besaran Israel terhadap fasilitas nuklir Iran dan balasan dari Iran, telah menewaskan ratusan orang di kedua belah pihak. Sejak gencatan senjata yang dimediasi AS, beberapa ledakan telah terjadi di Iran, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik lebih lanjut.
Meskipun otoritas Iran belum secara resmi menyalahkan pihak manapun terkait ledakan di Qom, kantor berita Fars menenangkan masyarakat dengan pernyataan bahwa jika ada serangan musuh, informasi akan segera disebarluaskan. Pernyataan ini bertujuan untuk meredakan spekulasi dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, kejadian ini tetap menjadi sorotan mengingat sejarah panjang permusuhan antara Iran dan Israel.