Internationalmedia.co.id memberitakan sebuah insiden mengejutkan yang mengguncang Malaysia. Sebuah jet tempur F/A-18D Hornet milik Angkatan Udara Malaysia mengalami kecelakaan dramatis setelah lepas landas. Insiden yang terjadi Kamis (21/8/2025) malam di Bandara Sultan Ahmad Shah, Kuantan, ini terekam dalam video viral yang memperlihatkan dua kali ledakan dahsyat saat pesawat tersebut mencoba meninggalkan landasan.
Angkatan Udara Malaysia, melalui keterangan resminya, membenarkan kejadian tersebut yang terjadi sekitar pukul 21.05 waktu setempat. Mereka menyatakan akan segera melakukan investigasi menyeluruh dan akan merilis informasi lebih lanjut secepatnya.

Saksi mata, Mazlan Abdullah (61), menggambarkan suara ledakan keras yang menggemparkan seperti serangan rudal. Ia melihat api dan asap membumbung tinggi dari area bandara. Kesaksian serupa juga disampaikan oleh Khairul Azli Syahmie Abdul Aziz (26), yang mendengar ledakan dari jarak sekitar 500-1000 meter. Meskipun awalnya mengira itu latihan militer, ia terkejut setelah melihat pemberitaan di media sosial.
Beruntung, pilot dan kopilot, Mohamad Azhar Alang Kamarudin (34) dan Mohammad Izzudin Mohamad Salleh (28), berhasil menyelamatkan diri sebelum pesawat hancur. Keduanya dilarikan ke RS Tengku Ampuan Afzan untuk menjalani pemeriksaan medis. Kepala Polisi Pahang, Komisaris Datuk Seri Yahaya Othman, memastikan keselamatan kedua personel militer tersebut.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, langsung merespon insiden ini dengan memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Ia juga mendoakan kesembuhan pilot dan kopilot melalui akun media sosialnya.
Insiden ini menjadi kecelakaan besar pertama yang melibatkan jet tempur F/A-18D Hornet sejak beroperasi pada 1997. Meskipun terdapat insiden sebelumnya seperti tergelincirnya pesawat Hornet di Kuching (2003) dan pendaratan darurat akibat kerusakan roda pendaratan (2017), kecelakaan kali ini merupakan yang paling serius. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

