Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kremlin Angkat Bicara Soal Rencana Damai Ukraina-Rusia yang Didukung AS, Ada Apa?
Trending Indonesia

Kremlin Angkat Bicara Soal Rencana Damai Ukraina-Rusia yang Didukung AS, Ada Apa?

GunawatiBy Gunawati23-11-2025 - 09.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kremlin Angkat Bicara Soal Rencana Damai Ukraina-Rusia yang Didukung AS, Ada Apa?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Kremlin menyatakan belum menerima informasi mengenai respons Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, terhadap usulan rencana perdamaian yang digagas Amerika Serikat (AS) dan didukung oleh mantan Presiden Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan di tengah harapan adanya titik terang dalam konflik yang telah berlangsung lama.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, melalui wartawan Rusia Alexander Yunashev, mengungkapkan bahwa Moskow belum mengetahui apakah Zelensky setuju untuk bernegosiasi berdasarkan rencana perdamaian yang diajukan Trump. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana kesiapan kedua belah pihak untuk duduk bersama dan mencari solusi damai.

Kremlin Angkat Bicara Soal Rencana Damai Ukraina-Rusia yang Didukung AS, Ada Apa?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rencana perdamaian yang terdiri dari 28 poin tersebut, memuat beberapa poin krusial, termasuk potensi penyerahan sebagian wilayah timur Ukraina kepada Rusia, pengurangan jumlah tentara Ukraina, serta jaminan Kyiv untuk tidak bergabung dengan NATO dan tidak meminta pasukan penjaga perdamaian Barat. Sebagai imbalannya, Rusia akan diterima kembali ke kelompok negara-negara G8 dan mendapatkan keringanan sanksi, dengan catatan sanksi akan diberlakukan kembali jika terjadi invasi lanjutan.

Meskipun kantor Zelensky mengklaim telah menerima draf rencana perdamaian tersebut, Zelensky menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan AS dalam beberapa elemen tertentu. Ia juga berharap dapat membahas rencana tersebut secara langsung dengan Trump dalam waktu dekat, dengan menekankan bahwa kesepakatan apa pun harus menghasilkan "perdamaian yang bermartabat" yang menghormati kedaulatan Ukraina.

Dua sumber anonim mengungkapkan kepada Reuters bahwa Washington telah memberi sinyal kepada Zelensky bahwa Kyiv harus menerima kerangka kerja yang dirancang AS untuk mengakhiri perang. Namun, rencana ini mendapat penentangan dari negara-negara Eropa, terutama mengenai persyaratan penyerahan wilayah dan pelucutan sebagian persenjataan Ukraina, yang dianggap sebagai bentuk penyerahan diri.

Gedung Putih membantah laporan yang menyebutkan bahwa proposal tersebut disusun hanya dengan Moskow. Mereka menegaskan bahwa Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, telah bekerja sama secara diam-diam dengan kedua belah pihak selama sebulan terakhir. Kepala utusan publik militer AS, Kolonel Dave Butler, mengklaim bahwa Zelensky telah setuju untuk bergerak cepat menuju kesepakatan dan penandatanganan rencana perdamaian, dengan tujuan memastikan bahwa ini merupakan "rencana yang baik untuk rakyat Ukraina".

Perkembangan ini menjadi sorotan dunia, mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan hubungan internasional. Apakah rencana perdamaian ini akan menjadi solusi yang adil dan berkelanjutan bagi konflik Ukraina-Rusia? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari Internationalmedia.co.id.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.