Jakarta – Di era digital yang serba cepat ini, informasi telah menjelma menjadi aset paling strategis bagi setiap organisasi, termasuk pemerintah. Kemampuan sebuah institusi untuk membangun kepercayaan publik sangat bergantung pada kualitas komunikasi dan keterbukusan informasinya. Menyadari urgensi ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menegaskan peran krusial Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyajikan data dan fakta yang akurat kepada masyarakat. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Rini menekankan bahwa integritas informasi yang disampaikan ASN adalah fondasi utama dalam menciptakan kepercayaan publik yang kokoh.
Menurut Rini, sebagai bagian integral dari pemerintah, ASN memiliki kewajiban moral dan fungsional untuk memastikan setiap informasi yang disalurkan bersifat jujur, jelas, dan kredibel. "Salah satu tugas utama kita adalah melayani publik. Untuk itu, kita harus menciptakan kepercayaan publik. Informasi yang disampaikan harus terbuka dan terukur, sesuai dengan kerangka perundang-undangan yang berlaku," ujar Menteri Rini dalam keterangannya pada Kamis (25/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam gelaran PPID Sharing 2026 yang berlangsung di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, pada Rabu (24/6). Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya keterbukaan informasi.
Keterbukaan informasi, lanjut Rini, bukan sekadar pemenuhan kewajiban hukum semata. Lebih dari itu, ia adalah instrumen vital untuk membangun jembatan kepercayaan antara pemerintah dan rakyat, sekaligus memperkokoh tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.
Dalam paparannya, Menteri Rini menguraikan empat pilar utama yang harus diperkuat demi mewujudkan keterbukaan informasi yang berkualitas. Pilar-pilar tersebut meliputi peningkatan mutu informasi yang disajikan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur negara, serta pembangunan relasi yang harmonis dengan media massa dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Setiap ASN, tanpa terkecuali, memegang peranan strategis dalam menjamin kualitas informasi publik dan membangun keyakinan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Mereka harus berfungsi sebagai penyedia informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga benar, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, ASN juga diamanatkan untuk menjadi komunikator publik yang bertanggung jawab. Ini berarti tidak sembarangan dalam menyampaikan informasi, menghindari kebohongan, dan memastikan setiap kebijakan dikomunikasikan secara jelas, etis, serta mudah dicerna oleh seluruh lapisan masyarakat. ASN juga diharapkan menjadi penggerak partisipasi publik. "Jika kita terbuka, kita juga dapat membangun partisipasi publik. Contohnya, kita memiliki Lapor.go.id, sebuah platform di mana seluruh instansi pemerintah dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat," imbuhnya.
Dalam konteks ini, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) beserta atasannya memiliki peran sentral sebagai garda terdepan dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik. Mereka bertugas memastikan informasi tersedia, mudah diakses, dikelola secara cepat dan tepat, serta disampaikan sesuai regulasi yang berlaku.
Lebih lanjut, Rini mengingatkan bahwa setiap ASN adalah representasi pemerintah di mata masyarakat. "Tugas ASN adalah melayani masyarakat, jadi layanan harus diutamakan. Memberikan informasi yang akurat akan sangat membangun kepercayaan masyarakat kepada kita sebagai pemberi layanan," tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam keterbukaan informasi agar manfaatnya benar-benar terasa dan kepercayaan publik terus terbangun.
Sebagai informasi tambahan, PPID Sharing 2026 Kementerian PANRB turut menghadirkan praktisi komunikasi terkemuka, Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho. Becky Tumewu menyoroti esensi komunikasi yang jelas, berbasis kebenaran, penuh empati, dan responsif. Senada, Wahyu Wiwoho menegaskan bahwa transparansi dan keterbukaan adalah kunci utama dalam merajut kepercayaan publik di era informasi yang sangat dinamis ini.
