Pemandangan pilu menyelimuti kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah api yang melalap permukiman padat penduduk berhasil dipadamkan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan dari lokasi pada Rabu (23/9/2026) pagi, pukul 09.30 WIB, bahwa area terdampak kini telah dipasangi garis polisi, menyisakan puing-puing rumah yang hangus tak berbentuk.
Garis polisi membentang membatasi area yang kini hanya menyisakan tumpukan material bangunan yang hangus. Asap tipis masih mengepul dari sisa-sisa kebakaran, menambah kesan kelam di tengah upaya warga yang gigih mencari barang berharga di antara reruntuhan. Lokasi ini, yang tak jauh dari Stasiun Kebayoran, kini menjadi saksi bisu tragedi yang merenggut tempat tinggal ratusan jiwa.

Para korban kebakaran, yang kini kehilangan tempat tinggal, telah dievakuasi ke tenda-tenda pengungsian yang didirikan pemerintah setempat. Di Jalan Masjid Al Huda, RT 05/RW 01, Kebayoran Lama Utara, terlihat puluhan tenda berdiri kokoh, dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet sementara. Tak hanya itu, posko Dinas Dukcapil DKI Jakarta juga telah siaga di lokasi, siap membantu warga yang dokumen kependudukannya ludes terbakar dalam musibah tersebut.
Insiden kebakaran ini sendiri dilaporkan pecah pada Selasa (22/9) malam, sekitar pukul 20.31 WIB. Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang mengamuk. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meskipun total 150 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
