Internationalmedia.co.id – Tokyo memberikan peringatan keras kepada Israel terkait masa depan solusi dua negara. Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya, mengisyaratkan bahwa Jepang siap mengambil langkah tegas, termasuk menjatuhkan sanksi atau mengakui negara Palestina, jika Israel bertindak yang dapat merusak fondasi perdamaian tersebut.
Iwaya menekankan pentingnya menghentikan tindakan sepihak Israel dan mendesak gencatan senjata yang berkelanjutan. Ia juga menyerukan pembebasan sandera dan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza. "Semua pihak harus bertindak sesuai dengan rencana yang diusulkan oleh Presiden Trump," tegasnya.

Dalam forum PBB sebelumnya, Iwaya menyatakan bahwa pengakuan Palestina oleh Jepang hanyalah masalah waktu. Ia juga memperingatkan bahwa jika Israel mengambil langkah yang menghalangi solusi dua negara, Jepang akan mempertimbangkan "langkah-langkah baru dan respons."
"Jepang sepenuhnya mendukung aspirasi rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka mereka sendiri," kata Iwaya dalam konferensi PBB di New York. Ia menegaskan kembali dukungan Tokyo terhadap solusi dua negara dan menekankan bahwa isu pengakuan negara Palestina "bukanlah masalah apakah, tetapi kapan."
Ancaman sanksi dan potensi pengakuan Palestina oleh Jepang menjadi sinyal kuat bagi Israel bahwa tindakan mereka akan memiliki konsekuensi internasional. Langkah Jepang ini dapat memberikan tekanan tambahan pada Israel untuk kembali ke meja perundingan dan mencari solusi damai yang berkelanjutan dengan Palestina.
