Internationalmedia.co.id – News – Suasana damai Universitas Iowa, Amerika Serikat, mendadak berubah mencekam pada Minggu pagi, 19 April 2026, setelah insiden penembakan yang melukai sejumlah individu. Peristiwa tragis ini kini tengah diselidiki secara intensif oleh pihak berwenang.
Menurut pernyataan resmi dari pejabat Iowa City yang dilansir AFP pada hari yang sama, Departemen Kepolisian Iowa City (ICPD) telah memulai penyelidikan mendalam terkait insiden ini. Hingga kini, belum ada penangkapan yang dilakukan. "Saat ini, beberapa korban telah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang mereka derita dalam penembakan tersebut," demikian disampaikan oleh pihak berwenang.

ICPD mengungkapkan bahwa petugas mereka pertama kali menanggapi laporan mengenai "perkelahian besar" di area kampus sesaat sebelum pukul 02.00 waktu setempat (07.00 GMT). Setibanya di lokasi kejadian, para petugas mendengar suara tembakan yang mengindikasikan adanya insiden bersenjata.
Pihak Universitas Iowa sendiri telah mengonfirmasi adanya "korban" dalam insiden ini, meskipun rincian lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi korban belum dirilis. Sebagai respons darurat, universitas mengeluarkan peringatan yang mendesak masyarakat untuk menjauhi area tersebut dan "tetap waspada." Lokasi penembakan dilaporkan terjadi di dekat persimpangan jalan College dan Clinton, yang merupakan jantung kota universitas di wilayah Midwest.
Insiden penembakan di lingkungan pendidikan, khususnya kampus universitas, bukan lagi fenomena asing di Amerika Serikat. Data menunjukkan bahwa kasus serupa kerap terjadi. Sebagai contoh, pada Februari lalu, dua orang tewas akibat penembakan di Universitas Negeri Carolina Selatan. Sebelumnya lagi, pada Desember, dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya terluka ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di dalam ruang kelas di Universitas Brown.

