Internationalmedia.co.id – News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di pesisir utara Jakarta. Fenomena ini diprediksi akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai tanggal 9 hingga 16 Juli 2026. Peringatan ini disampaikan BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, merujuk pada informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurut BMKG, potensi peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum ini disebabkan oleh kombinasi fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan terjadinya Super New Moon. Super New Moon sendiri merupakan gabungan dari fenomena Perigee (Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi) dan Bulan Baru, yang secara signifikan dapat memengaruhi gravitasi dan tarikan air laut. Akibatnya, wilayah pesisir utara Jakarta berisiko mengalami banjir rob, dengan puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi antara pukul 18.00 hingga 00.00 WIB setiap harinya selama periode tersebut.

Masyarakat yang bermukim di sepanjang garis pantai utara Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengambil langkah-langkah antisipasi. Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir dampak yang mungkin ditimbulkan oleh banjir pesisir ini. Meskipun daftar spesifik wilayah yang terdampak tidak disebutkan secara rinci dalam peringatan awal, fokus utama adalah seluruh area pesisir yang rentan terhadap kenaikan muka air laut.
BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan pentingnya memantau informasi terbaru dari kanal-kanal resmi pemerintah. Warga dapat memanfaatkan situs darurat atau saluran informasi terkait banjir di Jakarta untuk pelaporan maupun pembaruan situasi. Informasi lebih lanjut dan perkembangan terkini dapat diakses melalui platform resmi internationalmedia.co.id.
