Tuesday, 16 April 2024

Search

Tuesday, 16 April 2024

Search

Dinkes DKI Prediksi Varian Omicron BF.7 Covid-19 Bakal Masuk Indonesia

Ilustrasi Covid.

JAKARTA– Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memprediksi cepat atau lambat varian Omicron BF.7 Covid-19 akan masuk ke Tanah Air khususnya DKI Jakarta. Mengingat kasus varian serupa mulai meningkat di Tiongkok dan negara lainnya.

“Cepat atau lambat akan ada juga di Indonesia omicron BF.7 yang merupakan turunan omicron BA.5 yang sedang membuat peningkatan kasus di Tiongkok dan banyak negara,” kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI, Ngabila Salama saat dikonfirmasi, Kamis (29/12).

Ngabila menambahkan, varian Omicron BA.5 pernah melonjak pada Juli 2022 silam di DKI Jakarta. “BA.5 pernah memuncak pada Juli 2022 di Jakarta,” ucap Ngabila.

Selain upaya pengetatan di pintu-pintu masuk negara, Ngabila mengatakan perlu fokus pada mencegah kematian Covid-19 dan long covid dengan tiga cara salah satunya mempercepat vaksinasi dosis 3 dan 4.

“Pertama tingkatkan vaksinasi dosis 3 dan 4 pada lansia untuk mempertahankan kadar imunitas tetap tinggi. Saat ini baru 58 persen lansia Jakarta vaksin dosis 3 dan baru 20 persen lansia dosis 4. Cakupan vaksinasi D3 (Dosis 3) Jakarta usia 18 tahun ke atas juga baru 72 persen. Perlu kebijakan ekstra (di tengah kejenuhan masyarakat) untuk mendorong masyarakat mau vaksin untuk mempertahankan kadar imunitas,” ujarnya.

Ngabila mengatakan, cara berikutnya dengan deteksi dini dan kontrol komorbid penyakit tidak menular terutama usia 40 tahun ke atas. Yang ketiga deteksi dini jika bergejala Covid-19 atau kontak erat untuk langsung PCR atau antigen gratis di puskesmas Jakarta terutama jika berusia 40 tahun ke atas atau memiliki komorbid berat agar dapat dipantau petugas kesehatan sedini mungkin dan tidak terlambat dibawa ke rumah sakit jika terjadi keparahan.

“Hal ini juga bisa dilakukan dengan meningkatkan surveilans di rumah sakit, jika ada gejala covid pada pasien yang sedang dirawat dapat dilakukan antigen / PCR. Kita bisa melihat juga kondisi di India, biasanya mirip dengan Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ngabila meminta masyarakat tidak lengah agar tetap disiplin bermasker saat beraktifitas luar maupun dalam ruangan. “Cegah sakit dengan disiplin bermasker. Cegah kematian dan long covid dengan vaksinasi lengkap,” pungkasnya. ***

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media