Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kisah inspiratif datang dari Kabupaten Bekasi, di mana Surya (46), seorang pemilah limbah, berhasil menorehkan sejarah dengan memenangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Mekarwangi 2026. Kemenangan ini menjadi sorotan publik lantaran ia sukses menumbangkan petahana yang telah memimpin desa selama dua periode berturut-turut.
Surya, yang dijadwalkan akan dilantik sebagai Kepala Desa Mekarwangi untuk masa jabatan 2026-2034, kini menjadi perbincangan hangat. Kediamannya di Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Cikarang Barat, dipenuhi karangan bunga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari rekan kerja hingga karang taruna setempat.

Sebelum terjun ke dunia politik desa, Surya dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-hari bergelut dengan tumpukan sampah. Ia memilah limbah yang diangkut dari perusahaan, mengolahnya hingga memiliki nilai ekonomis. Pengalaman ini, disinyalir, memberinya pemahaman mendalam tentang realitas ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakatnya.
Dalam kampanyenya, Surya mengusung visi dan misi yang ambisius untuk memajukan Desa Mekarwangi. Ia bertekad menjadikan desa tersebut lebih baik, kuat, sejahtera, dan transparan, serta fokus pada peningkatan taraf perekonomian warga.
"Visi saya adalah membangun Desa Mekarwangi agar lebih baik, kuat, sejahtera, dan transparan," tegas Surya. Ia memaparkan setidaknya 14 program prioritas, termasuk upaya signifikan untuk mengurangi angka pengangguran di desanya dan memperbaiki infrastruktur yang masih minim. "Banyak daerah yang masih belum tersentuh pembangunan, terutama drainase di area rawan banjir dan perbaikan jalan rusak," tambahnya, menunjukkan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.
Kemenangan Surya atas calon petahana, Subur Rustadi, terbilang tipis namun meyakinkan. Ia berhasil mengumpulkan 4.107 suara, mengungguli Subur yang memperoleh 4.015 suara. Strategi kampanye yang ia terapkan menjadi kunci keberhasilan ini.
"Setiap hari, saya melakukan pendekatan door-to-door, menyambangi rumah ke rumah warga," ungkap Surya. Pendekatan personal ini kemudian diperkuat dengan pembentukan tim di setiap Rukun Tetangga (RT), yang memungkinkan kampanye berkelompok dan terbuka. "Cara ini membuat saya mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari warga, terutama dengan visi-misi yang saya tawarkan," jelasnya.
Respon positif dari masyarakat terhadap gaya kepemimpinan Surya yang merakyat juga terekam. Rangga (18), seorang tetangga, menyampaikan harapan mendiang ayahnya agar pemimpin desa selalu dekat dengan rakyatnya. "Almarhum bapak selalu menginginkan pemimpin yang tahu betul kondisi rakyat, yang mau turun langsung, bukan hanya melalui perwakilan," ujar Rangga, menggarisbawahi pentingnya interaksi langsung yang ditunjukkan Surya.
Menjelang pelantikannya, Surya menyatakan komitmennya untuk melayani seluruh elemen masyarakat Mekarwangi. "Setelah dilantik, semua masyarakat Mekarwangi adalah masyarakat saya. Kita harus bersatu padu untuk membangun Desa Mekarwangi menjadi lebih baik di masa depan," pungkas Surya, menyerukan semangat kebersamaan demi kemajuan desa.
