Kebakaran hebat melanda sebuah gedung di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8/2026) sore. Asap hitam tebal membubung tinggi dari lokasi kejadian, menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, dugaan sementara menyebutkan bahwa api pertama kali muncul dari lantai dasar bangunan yang tengah dalam tahap pembangunan tersebut.
Subady, seorang Perwira Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), menerangkan bahwa ketika timnya tiba di lokasi, api tampak bermula dari lantai dasar gedung sebelum akhirnya menjalar ke bagian atas. "Ini baru dugaan sementara buat kami karena kami secara visual saja melihat," kata Subady di Cikini, menekankan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab pasti.

Menurut Subady, lantai dasar gedung tersebut menyimpan banyak material yang mudah terbakar, seperti tripleks dan kayu, mengingat bangunan itu sedang dalam proses renovasi atau pembangunan. "Ya dalam tahap pembangunan banyak material-material yang ada di situ. Ya semacam tripleks dan lain sebagainya, kayu-kayu ada seperti itu," jelasnya. Kondisi ini diduga menjadi pemicu cepatnya api membesar dan merambat.
Gedung berlantai lima tersebut memang masih dalam pengerjaan. Subady menambahkan, keberadaan bahan-bahan konstruksi yang mudah terbakar adalah hal lumrah di lokasi pembangunan, namun juga meningkatkan risiko terjadinya insiden serupa.
Laporan kebakaran diterima oleh Command Center Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Pusat pada pukul 14.45 WIB. Petugas segera bergerak cepat, memulai operasi pemadaman pada pukul 14.52 WIB. Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 70 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung intensif, dengan asap pekat yang terus membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Penyebab pasti insiden ini masih dalam tahap penyelidikan.
