Internationalmedia.co.id, Jakarta – Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, kembali menjadi sorotan setelah mencoba merusak gelang pemantau yang dikenakannya selama menjalani tahanan rumah. Aksi nekat ini diungkapkannya sendiri dengan alasan yang cukup mengejutkan: "rasa ingin tahu".
Pengakuan Bolsonaro ini muncul setelah Mahkamah Agung Brasil merilis video yang memperlihatkan kondisi gelang pemantau yang rusak parah. Dalam video tersebut, terlihat jelas bekas luka bakar dan kerusakan signifikan pada perangkat tersebut. Bolsonaro mengakui menggunakan solder untuk mencoba membongkar dan merusak gelang tersebut.

Bolsonaro, yang divonis 27 tahun penjara atas keterlibatannya dalam rencana menggagalkan pelantikan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva pasca-pemilu 2022, sebelumnya telah mengajukan kasasi atas hukuman tersebut. Namun, upaya hukumnya ditolak oleh hakim.
Rencana kudeta yang melibatkan Bolsonaro disebut-sebut mencakup rencana pembunuhan terhadap Lula dan seorang hakim Mahkamah Agung. Namun, rencana tersebut gagal karena kurangnya dukungan dari petinggi militer.
Meskipun telah dijatuhi hukuman, Bolsonaro tetap bersikukuh tidak bersalah. Ia telah menjalani tahanan rumah sejak Agustus lalu dan berpotensi menjalani sisa hukumannya di rumah karena masalah kesehatan yang dideritanya akibat serangan penusukan pada tahun 2018. Upaya merusak gelang pemantau ini tentu menimbulkan pertanyaan baru mengenai kepatuhan Bolsonaro terhadap hukum dan proses peradilan yang sedang berjalan.
