Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Jagad maya dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria diikat pada tiang listrik di Samarinda. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden yang terjadi pada pria berinisial S alias Z (46) ini terkuak setelah diketahui ia membawa kabur seorang wanita berinisial R (33) yang telah bersuami. Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi, kasus ini bermula dari perkenalan S dengan R melalui seorang teman. S mengaku tidak mengetahui status pernikahan R dan mengira wanita tersebut masih lajang. "Pelaku mengenal korban dari temannya korban. Saat itu pelaku mengira korban masih bujang atau belum memiliki suami," jelas Arie kepada internationalmedia.co.id.…

Read More

Jakarta – Wacana penerapan hukuman mati bagi para koruptor kembali mencuat setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas menyuarakan dorongan tersebut. Respons cepat datang dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Yusril menjelaskan bahwa dalam sistem hukum pidana nasional, hukuman mati merupakan ultimum remedium, atau sanksi paling berat yang dapat dijatuhkan oleh pengadilan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Yusril menekankan bahwa dalam memutus suatu perkara, hakim wajib menilai apakah dakwaan terbukti secara sah dan meyakinkan. Jika terbukti, putusan pidana harus adil dan proporsional, mempertimbangkan dampak perbuatan terdakwa bagi korban, bangsa,…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Wacana penerapan hukuman mati bagi para koruptor kembali memanas, memicu perdebatan sengit di kalangan pemangku kebijakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas mendorong sanksi tersebut, namun pandangan berbeda justru datang dari Senayan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman, menyatakan ketidaksetujuannya, menegaskan bahwa hukuman mati bukanlah jalan keluar yang efektif untuk memberantas korupsi. "Hukuman mati itu bukan solusi," kata Benny K Harman saat dihubungi pada Kamis (6/8/2026). Menurutnya, fokus pemberantasan korupsi seharusnya dialihkan pada penguatan institusi dan mekanisme hukum yang lebih fundamental. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Benny mengusulkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi…

Read More

Arena politik nasional kembali dihangatkan oleh adu argumen seputar posisi partai dalam pemerintahan. Kali ini, Partai Golkar dan PDI Perjuangan terlibat saling balas pernyataan mengenai peran oposisi dan koalisi. Menanggapi dinamika tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera angkat bicara, menegaskan bahwa kedua posisi tersebut memiliki kemuliaan yang setara. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Mardani menekankan esensi dari setiap peran adalah untuk kepentingan rakyat. Mardani, yang partainya, PKS, pernah merasakan 10 tahun menjadi oposisi sebelum kini berada di dalam pemerintahan, menyatakan bahwa baik menjadi oposisi maupun bagian dari koalisi, keduanya adalah pilihan yang mulia. "Jadi oposisi itu mulia. Sama mulianya dengan…

Read More

Jakarta – Sebuah insiden memilukan yang melibatkan dugaan penghinaan terhadap pasien BPJS oleh sejumlah tenaga kesehatan (nakes) memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggota Komisi IX DPR, Ashabul Kahfi, menyatakan keprihatinan mendalam dan mendesak sanksi tegas jika tuduhan tersebut terbukti benar, demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id – News pada Kamis (6/8/2026). Ashabul Kahfi tidak menahan diri dalam menyuarakan kekecewaannya. Ia menyebut komentar-komentar satir, merendahkan, bahkan menghina yang ditujukan kepada pasien yang sedang berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan sebagai tindakan yang sangat disayangkan, terutama jika berasal dari para nakes. Menurutnya, profesi tenaga kesehatan bukan hanya menuntut kompetensi teknis, melainkan juga empati, etika,…

Read More