Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Sebuah perkembangan mengejutkan muncul di kancah geopolitik Timur Tengah. Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu. Kabar ini segera memicu respons dari Israel, sekutu dekat AS, yang menyatakan dukungannya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa Tel Aviv, melalui Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menyambut baik keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menangguhkan serangan udara terhadap Iran sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. Dukungan Israel ini tidak datang tanpa syarat. Kantor PM Netanyahu secara eksplisit menyatakan bahwa penangguhan pengeboman AS terhadap Iran merupakan bagian integral dari kesepakatan gencatan senjata, dengan syarat utama Teheran segera membuka kembali…

Read More

Washington DC – Sebuah pengumuman mengejutkan datang dari Gedung Putih Amerika Serikat (AS), mengungkapkan bahwa Israel turut menyepakati ketentuan gencatan senjata yang telah disepakati antara AS dan Iran. Kesepakatan ini mengakhiri konflik sengit yang telah berlangsung lebih dari enam minggu di kawasan Timur Tengah. Tel Aviv dikabarkan bersedia menangguhkan operasi militer terhadap Teheran selama periode gencatan senjata dua minggu. Informasi ini, yang pertama kali diungkap oleh sejumlah pejabat Gedung Putih kepada media internasional terkemuka pada Selasa (7/4), menyusul pengumuman gencatan senjata AS-Iran oleh Presiden Donald Trump. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, para pejabat tersebut memilih untuk tidak disebutkan namanya. Saat dikonfirmasi…

Read More

Ketegangan yang mencekam Timur Tengah selama lebih dari sebulan akhirnya mereda. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan gencatan senjata dua minggu dengan Iran. Keputusan ini datang setelah serangkaian peristiwa dramatis, dimulai dengan serangan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu. Iran membalas dengan gencar, menyerang pangkalan militer AS di berbagai negara Teluk, sementara Trump sendiri tak henti melontarkan ancaman keras. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa pengumuman ini menandai titik balik yang tak terduga dalam konflik yang mengancam stabilitas global. Perjalanan menuju gencatan senjata ini diwarnai oleh pernyataan-pernyataan kontradiktif dari Trump, yang…

Read More

Teheran dan Muscat membuat keputusan mengejutkan dengan mengumumkan rencana untuk memberlakukan biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz selama periode gencatan senjata dua minggu. Gencatan senjata ini baru saja disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, dengan Pakistan sebagai mediator kunci. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa langkah ini menjadi bagian integral dari kesepakatan tersebut. Menurut laporan dari CNN dan Associated Press pada Rabu (8/4/2026), pungutan biaya ini secara eksplisit diizinkan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang dimediasi Pakistan. Kantor berita Iran, Tasnim, juga mengkonfirmasi informasi ini, menambahkan bahwa dana yang terkumpul dari biaya transit akan dialokasikan untuk upaya…

Read More

Sebuah tanda tanya besar menggantung di atas kepemimpinan Iran setelah kabar mengejutkan mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Mojtaba dikabarkan tak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan medis darurat di kota Qom, memicu spekulasi luas tentang siapa yang kini memegang kendali negara tersebut. Informasi ini terungkap dari memo diplomatik yang berhasil diakses oleh The Times, didasarkan pada penilaian intelijen Amerika Serikat dan Israel. Memo diplomatik tersebut, yang juga dilansir The Times of India, menyebutkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang berusia 56 tahun itu berada dalam kondisi "parah" dan "tidak mampu terlibat dalam pengambilan keputusan rezim Teheran".…

Read More