Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Sebuah laporan mengejutkan dari media terkemuka AS, CBS News, yang dikutip oleh Internationalmedia.co.id – News, mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menjanjikan dukungan penuh kepada Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Dukungan ini akan diberikan jika Tel Aviv memutuskan untuk melancarkan serangan terhadap program rudal Iran, terutama jika perundingan diplomatik dengan Teheran menemui jalan buntu. Informasi ini, yang bersumber dari dua narasumber anonim yang memahami isu keamanan nasional AS, mencuat ke publik baru-baru ini, bertepatan dengan kembali bergulirnya perundingan nuklir antara Washington dan Teheran. Pertemuan antara Trump dan Netanyahu yang membahas dukungan ini dilaporkan terjadi di resor…

Read More

Sebuah langkah kontroversial yang belum pernah terjadi sejak tahun 1967 telah disetujui oleh pemerintah Israel. Proposal ini memungkinkan pendaftaran sebagian besar lahan di Tepi Barat sebagai "milik negara" apabila warga Palestina tidak mampu menunjukkan bukti kepemilikan yang sah. Kebijakan ini segera memicu reaksi keras dari Otoritas Palestina, yang mengecamnya sebagai upaya aneksasi de-facto. Internationalmedia.co.id – News melaporkan pada Senin (16/2/2026) bahwa keputusan ini menandai eskalasi serius dalam konflik berkepanjangan di wilayah tersebut. Laporan dari televisi lokal Israel, KAN, pada Minggu (15/2) menyebutkan bahwa inisiatif kontroversial ini digagas oleh Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Kehakiman Yariv Levin, dan Menteri Pertahanan Israel…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Keputusan kontroversial Israel untuk mendaftarkan sebagian besar lahan di Tepi Barat sebagai "milik negara" telah memicu gelombang kecaman keras dari berbagai penjuru dunia. Negara-negara kunci di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Mesir, Yordania, dan Turki, secara serentak mengecam langkah ini sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan upaya yang merusak prospek perdamaian jangka panjang. Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, dalam pernyataan yang dikutip Al Arabiya, menegaskan bahwa tindakan Tel Aviv ini bertujuan "memaksakan realitas hukum dan administratif baru di Tepi Barat yang diduduki." Riyadh menilai langkah tersebut secara fundamental merusak upaya berkelanjutan untuk mencapai perdamaian dan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Israel kembali mengguncang stabilitas di Tepi Barat setelah mengumumkan pendaftaran sebagian besar tanah di wilayah tersebut sebagai "milik negara". Keputusan kontroversial ini, yang disebut sebagai langkah pertama sejak pendudukan tahun 1967, segera memicu kecaman keras dari kelompok Hamas. Otoritas de facto di Jalur Gaza itu mengecam tindakan Tel Aviv sebagai "tidak sah" dan "batal demi hukum", menegaskan bahwa ini adalah upaya "pencurian dan Yahudisasi" tanah Palestina. Pernyataan tegas ini disampaikan pada Senin, 16 Februari 2026, menyusul persetujuan pemerintah Israel atas proposal tersebut. Proposal yang disetujui pemerintah Israel ini memberi lampu hijau bagi proses pendaftaran tanah sebagai…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Tokyo kembali menunjukkan ketidakpuasannya secara terbuka terhadap Beijing. Jepang melayangkan protes keras kepada China menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, yang menuduh "kekuatan sayap kanan ekstrem" di Jepang berupaya menghidupkan kembali militerisme. Insiden diplomatik ini terjadi pada Minggu (15/2), menambah daftar panjang ketegangan antara kedua raksasa Asia tersebut. Pernyataan kontroversial Wang Yi disampaikan dalam Konferensi Keamanan Munich di Jerman. Di hadapan audiens internasional, Wang secara eksplisit memperingatkan bahwa: "Rakyat Jepang tidak boleh lagi membiarkan diri mereka dimanipulasi atau ditipu oleh kekuatan sayap kanan ekstrem tersebut, atau oleh pihak yang berupaya menghidupkan kembali militerisme." Ia…

Read More