Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Internationalmedia.co.id melaporkan peristiwa mengerikan yang terjadi di negara bagian Benue, Nigeria tengah. Sebuah serangan brutal oleh kelompok bersenjata telah merenggut nyawa sedikitnya 56 orang. Kejadian yang berlangsung Kamis malam hingga Jumat ini mengungkapkan sisi gelap konflik yang terus membayangi negeri tersebut. Menurut pernyataan Solomon Iorpev, penasihat media Gubernur Hyacinth Alia, jumlah korban tewas terus bertambah. "Angka 56 ini adalah hitungan sementara," ujar Iorpev setelah Gubernur Alia meninjau lokasi kejadian. Ia menambahkan, kemungkinan angka tersebut akan meningkat seiring upaya pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Situasi ini semakin mencemaskan mengingat sebelumnya, negara bagian Plateau juga mengalami pembantaian…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan mengumumkan gencatan senjata selama Paskah dalam konflik berdarah di Ukraina. Keputusan ini, yang diumumkan Sabtu malam waktu setempat dan berlaku hingga Minggu tengah malam, menimbulkan berbagai spekulasi. Apakah ini langkah kemanusiaan tulus, atau sekadar manuver politik Kremlin? Putin, dalam pernyataan yang disiarkan televisi bersama kepala staf Rusia Valery Gerasimov, menyatakan perintah penghentian semua aksi militer selama periode tersebut. Ia menyebut keputusan ini didasari alasan kemanusiaan, bertepatan dengan perayaan Paskah bagi umat Kristiani. Namun, Putin juga menambahkan catatan penting: pasukan Rusia tetap siaga menghadapi potensi pelanggaran gencatan senjata dan provokasi dari pihak Ukraina.…

Read More

Internationalmedia.co.id memberitakan serangkaian peristiwa internasional yang mengguncang dunia. Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan balasan Houthi terhadap kapal induk Amerika Serikat (AS) dan wilayah Israel. Serangan ini merupakan respons atas serangan udara AS di Yaman yang menewaskan 80 orang. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim telah membidik dua kapal induk AS dan sebuah lokasi militer di dekat bandara utama Israel. Di sisi lain, konflik antara Israel dan Hamas semakin memanas. Hamas menolak tawaran gencatan senjata dari Israel, yang kemudian dibalas dengan serangan udara Tel Aviv ke Jalur Gaza, menewaskan 24 warga sipil, termasuk 10 anggota satu keluarga.…

Read More

Bencana mengerikan terjadi di Republik Demokratik Kongo. Internationalmedia.co.id melaporkan, sebuah kapal pengangkut bahan bakar terbakar dan tenggelam di Sungai Kongo, menewaskan sedikitnya 143 orang. Insiden memilukan ini menambah daftar panjang tragedi kemanusiaan di negara tersebut. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (15/4) di dekat Mbandaka, ibu kota Provinsi Equateur, tepatnya di persimpangan Sungai Ruki dan Sungai Kongo. Ratusan penumpang yang berdesakan di kapal kayu tersebut menjadi korban saat api berkobar. Josephine-Pacifique Lokumu, Kepala delegasi deputi nasional wilayah setempat, mengungkapkan penemuan jenazah korban secara bertahap. Sebanyak 131 jenazah ditemukan pada Rabu (16/4), kemudian 12 jenazah lagi ditemukan pada Kamis dan Jumat…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, rentetan serangan udara Israel di Jalur Gaza, khususnya di Khan Younis, telah menewaskan sedikitnya 24 warga sipil, termasuk 10 anggota satu keluarga. Insiden memilukan ini terjadi setelah Hamas menolak tawaran gencatan senjata dari Israel. Kepala negosiator Hamas, Khalil al-Hayya, menyatakan penolakan terhadap apa yang disebutnya sebagai "kesepakatan parsial" dari Tel Aviv. Ia mendesak adanya "kesepakatan komprehensif" untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 18 bulan. Al-Hayya juga menyerukan tekanan internasional untuk mengakhiri blokade total Gaza yang diberlakukan Israel sejak 2 Maret lalu. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Seruan ini muncul setelah PBB memperingatkan kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk di…

Read More