Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Balasan Mengejutkan: Houthi Sasar Kapal Induk AS
Trending Indonesia

Serangan Balasan Mengejutkan: Houthi Sasar Kapal Induk AS

GunawatiBy Gunawati19-04-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Balasan Mengejutkan: Houthi Sasar Kapal Induk AS
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan serangkaian peristiwa internasional yang mengguncang dunia. Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan balasan Houthi terhadap kapal induk Amerika Serikat (AS) dan wilayah Israel. Serangan ini merupakan respons atas serangan udara AS di Yaman yang menewaskan 80 orang. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim telah membidik dua kapal induk AS dan sebuah lokasi militer di dekat bandara utama Israel.

Di sisi lain, konflik antara Israel dan Hamas semakin memanas. Hamas menolak tawaran gencatan senjata dari Israel, yang kemudian dibalas dengan serangan udara Tel Aviv ke Jalur Gaza, menewaskan 24 warga sipil, termasuk 10 anggota satu keluarga. Khalil al-Hayya, kepala negosiator Hamas, menuntut "kesepakatan komprehensif," bukan "kesepakatan parsial" yang ditawarkan Israel, untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung 18 bulan. Ia juga mendesak tekanan internasional untuk mengakhiri blokade Gaza.

Serangan Balasan Mengejutkan: Houthi Sasar Kapal Induk AS
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

China membantah klaim Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, yang menuduh Beijing memasok senjata ke Rusia. Kementerian Luar Negeri China menegaskan tidak pernah menyediakan senjata mematikan untuk pihak manapun dalam konflik Ukraina. Iran dan Hamas mengecam keras serangan udara AS di Yaman, menyebutnya sebagai "serangan biadab".

Sementara itu, AS berencana mengurangi pasukannya di Suriah. Sekitar 1.000 tentara akan ditarik pulang dalam beberapa bulan mendatang, meskipun ancaman ISIS masih ada. Pengurangan ini merupakan bagian dari penyesuaian strategi AS di kawasan tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tragedi Suriah Trump Siap Balas Dendam

14-12-2025 - 12.00

Horor di Kampus Ivy League Trump Angkat Bicara

14-12-2025 - 10.15

Mahasiswi Brown Ungkap Detik Detik Mencekam

14-12-2025 - 10.00

Kampus Brown Berdarah Pelaku Masih Buron

14-12-2025 - 07.30

Suriah Berdarah Prajurit AS Tewas Ditembak ISIS

14-12-2025 - 07.15

Malam Mencekam Kampus Brown

14-12-2025 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.