Internationalmedia.co.id melaporkan fenomena unik yang tengah terjadi di berbagai belahan dunia. Bendera bajak laut dari anime Jepang, One Piece, kini tak hanya menjadi simbol bagi penggemar, tetapi juga ikon protes di berbagai negara. Mulai dari Indonesia hingga Nepal dan Prancis, bendera hitam bergambar tengkorak bertopi jerami ini berkibar dalam aksi unjuk rasa.
Awalnya muncul di Indonesia, bendera One Piece pertama kali terlihat dikibarkan oleh para pengemudi truk yang berdemo menentang aturan kelebihan muatan. Kemudian, simbol ini juga muncul dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat. Puncaknya, setelah insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dalam unjuk rasa di Jakarta, penggunaan bendera One Piece semakin meluas. Pemerintah Indonesia sendiri mengecam penggunaan bendera tersebut, terutama saat dikibarkan berdampingan dengan Sang Saka Merah Putih. Pihak kepolisian pun telah menyita sejumlah bendera One Piece di beberapa provinsi.

Namun, penggunaan bendera One Piece tak berhenti di Indonesia. Di Nepal, pada awal September, bendera ini menjadi simbol protes anti-korupsi yang berujung pada bentrokan mematikan. Demonstran, terutama generasi Z, menggunakannya sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintahan yang dianggap otoriter dan melakukan penyensoran. Kerusuhan tersebut menewaskan sedikitnya 22 orang dan memaksa Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli mengundurkan diri. Seorang demonstran muda Nepal, Rohan Rai (19), mengungkapkan inspirasi dari aksi protes di Indonesia. "Kami terinspirasi oleh mereka," ujarnya kepada Straits Times. Sentimen serupa juga terlihat di media sosial, dengan pengguna Instagram @sunshine.aroma5656 menyebut bendera One Piece sebagai "simbol protes terhadap korupsi yang dahsyat".
Fenomena ini juga terjadi di Filipina, di mana bendera One Piece terlihat dalam unjuk rasa anti-korupsi di Universitas Filipina Diliman. Foto-foto aksi protes tersebut bahkan tersebar luas di forum One Piece di Reddit.
Menariknya, penggunaan simbol One Piece dalam protes tak hanya terbatas di Asia. Di Prancis, pada 10 September, bendera bajak laut ini muncul dalam demonstrasi yang dipicu oleh kemarahan publik terhadap Presiden Emmanuel Macron dan kebijakan pemerintah. Beberapa demonstran bahkan terlihat mengenakan topi jerami khas karakter Luffy.
Munculnya bendera One Piece dalam berbagai aksi protes di berbagai negara ini menimbulkan pertanyaan: apakah ini sekadar kebetulan, atau ada makna simbolis yang lebih dalam di baliknya? Penggunaan budaya populer sebagai media ekspresi politik tampaknya semakin marak, dan fenomena ini patut menjadi perhatian.
