Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Aksi Mengejutkan Menhan AS Bocor Lagi!
Trending Indonesia

Aksi Mengejutkan Menhan AS Bocor Lagi!

GunawatiBy Gunawati21-04-2025 - 12.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Aksi Mengejutkan Menhan AS Bocor Lagi!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Informasi mengejutkan datang dari Internationalmedia.co.id. Pete Hegseth, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, kembali membuat heboh. Ia terungkap membocorkan rencana serangan udara AS di Yaman melalui grup chat Signal pribadi. Informasi ini diungkap oleh New York Times pada Minggu (20/4) waktu setempat, menurut laporan yang dikutip internationalmedia.co.id. AFP sendiri belum bisa memverifikasi laporan tersebut secara independen. Ini merupakan kali kedua pejabat Pentagon tersebut diduga menyebarkan informasi militer sensitif melalui aplikasi pesan komersial kepada pihak-pihak yang tidak berwenang.

Sebelumnya, majalah The Atlantic telah mengungkap kebocoran serupa. Hegseth dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz ternyata membahas serangan terhadap kelompok pemberontak Houthi di Yaman (15 Maret lalu) dalam grup chat Signal yang secara tidak sengaja melibatkan seorang jurnalis. Kini, New York Times melaporkan Hegseth kembali melakukan hal serupa. Ia membagikan informasi terkait serangan 15 Maret yang sama, termasuk jadwal penerbangan jet tempur F/A-18 Hornet yang ditugaskan menargetkan Houthi di Yaman, melalui grup chat Signal yang ia buat sendiri. Berbeda dengan insiden sebelumnya yang bersifat tidak sengaja, grup chat ini sengaja dibuat Hegseth, berbeda dengan grup chat sebelumnya yang diprakarsai Waltz.

Aksi Mengejutkan Menhan AS Bocor Lagi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Grup chat tersebut, menurut laporan Times yang mengutip sumber anonim, beranggotakan istri Hegseth, Jennifer (seorang jurnalis dan mantan produser Fox News), sekitar selusin orang dari lingkaran dalam pribadi dan profesionalnya, saudara laki-lakinya Phil, dan Tim Parlatore (yang juga pengacara pribadi Hegseth). Semua ini terjadi sejak Januari, sebelum Hegseth dilantik sebagai Menhan. Pentagon belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari AFP. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyalahkan Waltz atas kebocoran pertama, namun menolak seruan pemecatan pejabat terkait. Trump tetap bersikeras atas keberhasilan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman. Penyelidikan Inspektur Jenderal Pentagon terkait kebocoran ini masih berlangsung.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.