Internationalmedia.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Gaza! Hamas mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Israel melalui negosiasi tidak langsung di Mesir. Kesepakatan ini mencakup penarikan pasukan pendudukan, masuknya bantuan kemanusiaan, dan pertukaran tahanan.
Kelompok militan Palestina tersebut mendesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk memastikan Israel sepenuhnya melaksanakan perjanjian ini. Hamas menekankan pentingnya agar Israel tidak menghindari atau menunda implementasi kesepakatan yang telah dicapai.

Menurut Hamas, pertukaran sandera dan tahanan Palestina akan dilakukan dalam waktu 72 jam setelah kesepakatan diimplementasikan. Mereka mengklaim bahwa warga Israel yang disandera akan ditukar dengan hampir 2.000 tahanan Palestina.
Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui proposal perdamaian di Gaza. Kedua belah pihak bahkan telah menandatangani perjanjian perdamaian tahap pertama. "Saya sangat bangga mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani Tahap pertama Rencana Perdamaian kami," ujar Trump melalui Truth Social.
Trump menambahkan bahwa kesepakatan tahap pertama ini akan membebaskan semua sandera dan pasukan Israel akan ditarik dari Gaza ke wilayah yang telah disepakati.
