Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah peristiwa dramatis yang menggemparkan dunia penerbangan Malaysia. Sebuah jet tempur F/A-18D Hornet milik Angkatan Udara Kerajaan Malaysia mengalami kecelakaan dan meledak di Bandara Sultan Ahmad Shah, Kuantan, pada Kamis (21/8) malam. Beruntungnya, pilot dan kopilot berhasil selamat dari insiden tersebut.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Polisi Pahang, Komisaris Datuk Seri Yahaya Othman, melalui media lokal Malaysia, Bernama. Ia menyatakan bahwa kedua pilot telah dilarikan ke RS Tengku Ampuan Afzan untuk menjalani pemeriksaan medis. Laporan serupa juga dikeluarkan oleh The Star, yang mengutip pernyataan Bernama. Kabar keselamatan pilot dan kopilot ini tentu menjadi sebuah kabar melegakan di tengah video kecelakaan yang viral di media sosial.

Sebelumnya, Angkatan Udara Malaysia telah mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan kecelakaan tersebut. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa insiden terjadi pukul 21.05 waktu setempat. Pihak AU Malaysia juga menyatakan akan segera melakukan investigasi dan akan memberikan informasi lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
Saksi mata, Mazlan Abdullah (61), yang berada di warung makan tak jauh dari bandara, menceritakan detik-detik menegangkan saat kejadian. Ia mendengar dua ledakan keras yang disaksikannya diikuti dengan munculnya api dan asap tebal di area bandara. "Seperti serangan rudal," ujarnya menggambarkan suara ledakan tersebut. Bau terbakar pun tercium di sekitar lokasi kejadian.
Kejadian ini tentu menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan besar terkait penyebab kecelakaan. Investigasi menyeluruh diharapkan dapat segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya jet tempur tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa depan. internationalmedia.co.id akan terus mengikuti perkembangan berita ini dan memberikan informasi terbaru.

