Internationalmedia.co.id – Ketegangan di Tepi Barat kembali memanas setelah militer Israel menembak mati seorang pria Palestina yang mereka tuduh sebagai pelaku pembunuhan seorang warga Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa pria bernama Sultan Abdulaziz (22) tewas di dekat kota Jenin, Tepi Barat.
Menurut keterangan militer Israel, Sultan Abdulaziz adalah orang yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Gideon Perry, seorang warga Israel yang tewas di permukiman Kedumim pada Agustus 2024. Militer Israel mengklaim bahwa Abdulaziz membunuh Perry dengan palu, mencuri senjata api dan kendaraannya sebelum melarikan diri.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat sejak serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023. Sebelumnya, militer Israel juga melancarkan serangan di Nablus dan menewaskan seorang warga Palestina yang dituduh membunuh dua tentara Israel pada Mei 2024.
Menurut saksi mata, dalam operasi di Nablus, pasukan Israel menyerbu sebuah gedung tempat pria tersebut bersembunyi. Setelah dipastikan pria tersebut bersenjata, tentara Israel melepaskan tembakan dan menangkap beberapa orang yang diduga kaki tangannya.
Kekerasan di Tepi Barat terus berlanjut meskipun gencatan senjata telah berlaku di Gaza sejak 10 Oktober. Lebih dari 1.000 warga Palestina, termasuk militan dan warga sipil, telah tewas oleh pasukan atau pemukim Israel sejak dimulainya perang. Sementara itu, setidaknya 44 warga Israel, termasuk tentara dan warga sipil, telah tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer Israel.
