Internationalmedia.co.id – Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon kembali memanas. Israel melancarkan serangan udara yang menewaskan seorang anggota yang diklaim sebagai bagian dari pasukan elit Hizbullah. Serangan ini semakin meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Serangan udara Israel menghantam sebuah kendaraan di Burj Rahal, Lebanon selatan, pada Rabu (6/11/2025). Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan satu orang tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan tersebut. Kantor Berita Nasional Lebanon menyebutkan serangan terjadi dekat sebuah sekolah, memicu kepanikan di kalangan siswa.

Militer Israel mengidentifikasi korban tewas sebagai Hussein Jaber Dib, yang dituding sebagai anggota Pasukan Radwan elit Hizbullah. Israel mengklaim serangan ini sebagai bagian dari upaya mereka untuk menargetkan individu yang melanggar kesepakatan antara Israel dan Lebanon.
Meskipun gencatan senjata telah disepakati pada November 2024, Israel terus melakukan serangan ke wilayah Lebanon. Serangan ini semakin intensif dalam beberapa hari terakhir. Militer Israel mengklaim telah menewaskan sekitar 20 orang yang aktivitasnya dianggap melanggar kesepahaman antara kedua negara.
Menteri Pertahanan Israel Katz sebelumnya memperingatkan bahwa mereka akan meningkatkan serangan terhadap Hizbullah. Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menyerukan perundingan dengan Israel, namun menekankan bahwa Israel belum menunjukkan posisi yang jelas dan terus melakukan serangan.
