Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini angkat bicara mengenai keputusan Raja Charles III yang mencabut gelar kerajaan Pangeran Andrew, adik kandungnya, terkait skandal Jeffrey Epstein. Trump menyebut situasi yang dihadapi keluarga Kerajaan Inggris sebagai sebuah tragedi yang menyedihkan.
Komentar Trump ini muncul setelah Istana Buckingham mengumumkan pencabutan gelar Pangeran Andrew dan pengusirannya dari kediaman resminya di Windsor. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya Kerajaan Inggris untuk menjauhkan diri dari segala keterkaitan dengan mendiang Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual yang kontroversial.

"Ini adalah hal buruk yang menimpa keluarga itu," ujar Trump kepada wartawan di Air Force One, seperti dikutip Reuters. "Ini situasi yang tragis dan sangat buruk. Saya merasa kasihan pada mereka."
Keputusan Raja Charles ini dinilai sebagai langkah paling dramatis dalam sejarah modern Kerajaan Inggris terhadap seorang anggota keluarga kerajaan. Trump sendiri, yang pernah menjalin pertemanan dengan Epstein, juga menghadapi tekanan terkait skandal tersebut.
Politisi dari Partai Demokrat dan beberapa anggota Partai Republik mendesak pemerintahan Trump untuk membuka berkas-berkas pemerintah terkait kasus Epstein. Meskipun mengakui pernah mengenal Epstein secara sosial, Trump mengklaim bahwa dirinya berselisih dengan Epstein jauh sebelum kematiannya di penjara pada tahun 2019, saat menunggu persidangan atas tuduhan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Ratusan wanita telah menuduh Epstein melakukan pelecehan seksual.
