Kejadian mengejutkan terjadi di Jalur Gaza. Internationalmedia.co.id melaporkan, empat tentara Israel tewas setelah tank yang mereka tumpangi diserang di dekat Sheikh Radwan, Gaza utara. Insiden memilukan ini terjadi Senin pagi (8/9), menurut pernyataan resmi militer Israel yang dilansir AFP.
Militer Israel menyebut serangan tersebut dilakukan oleh tiga militan Palestina yang melemparkan alat peledak ke dalam tank. Ledakan dahsyat itu langsung menewaskan keempat tentara yang berada di dalam kendaraan lapis baja tersebut. Satu tentara lainnya mengalami luka sedang dalam baku tembak yang terjadi seusai serangan. Pihak militer mengklaim dua dari tiga militan tersebut terkena tembakan balasan, namun tidak merinci lebih lanjut kondisi mereka.

Kejadian ini menambah daftar panjang korban jiwa di pihak Israel dalam konflik berkelanjutan di Gaza sejak Oktober 2023. Data AFP yang mengacu pada data resmi militer Israel mencatat setidaknya 468 tentara Israel telah gugur dalam perang ini.
Di tengah situasi yang semakin mencekam, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali mengeluarkan ultimatum. Dalam pernyataan video pada Senin (8/9), Netanyahu mendesak warga sipil Gaza untuk segera meninggalkan kota tersebut. Ia memperingatkan akan adanya serangan besar-besaran dan pendudukan Kota Gaza oleh pasukan Israel. Netanyahu bahkan menyatakan telah menghancurkan 50 "menara teror" sebagai langkah awal operasi darat yang akan segera dilakukan. Pernyataan tegas Netanyahu ini semakin meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik dan jatuhnya korban jiwa lebih banyak lagi.
