internationalmedia.co.id – Warga di sekitar Komplek Alvita, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, dikejutkan dengan sebuah insiden yang tidak terduga. Sebuah masjid di kawasan tersebut mengalami kerusakan pada fasilitas pengeras suaranya. Bukan sekadar kerusakan teknis biasa, corong pengeras suara atau yang akrab disebut "toa" pada menara masjid tersebut ditemukan dalam kondisi berlubang-lubang yang diduga kuat akibat tembakan senapan angin.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat empat buah pengeras suara yang terpasang pada menara masjid untuk mengarahkan suara ke berbagai penjuru. Namun, kondisi saat ini sangat memprihatinkan. Lubang-lubang bekas tembakan tampak tersebar di hampir seluruh bagian keempat corong tersebut, menciptakan pemandangan yang mengusik ketenangan warga setempat.

Insiden ini pertama kali disadari oleh pengurus masjid sekitar satu pekan yang lalu. Menurut keterangan yang dihimpun, kerusakan ini tidak terjadi dalam satu waktu saja, melainkan diduga dilakukan secara bertahap. Kejadian bermula pada Sabtu (24/10/2026), di mana seorang saksi yang baru saja selesai melaksanakan salat Ashar terkejut melihat kondisi pengeras suara yang sudah rusak dan berlubang.
Tak berhenti di situ, kecurigaan warga semakin menguat setelah pada hari Minggu (25/10/2026), setelah waktu salat Isya, terdengar kembali suara letusan yang menyerupai tembakan senapan angin. Saat saksi segera keluar untuk mengecek kondisi di luar masjid, ditemukan bahwa kerusakan pada corong pengeras suara semakin parah.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan penembakan ini. Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti awal.
"Berdasarkan keterangan saksi, pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober, setelah salat Ashar, seseorang melihat kondisi toa masjid sudah rusak dengan lubang bekas tembakan senapan angin," ujar Kompol Bambang dalam keterangannya kepada media, Senin (2/11/2026).
Dalam proses penelusuran arah tembakan, polisi melakukan analisis untuk menentukan dari mana peluru atau proyektil tersebut berasal. Hasil sementara menunjukkan bahwa arah tembakan diduga kuat berasal dari kawasan Kelurahan Sawah Lama. Atas kejadian ini, pihak pelapor telah diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polsek Ciputat Timur agar proses hukum dan penyelidikan dapat berjalan sesuai prosedur.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi untuk memperkuat bukti. Kompol Bambang juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus mengedepankan komunikasi dengan warga guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.
"Kami dari Polsek Ciputat Timur akan terus mengupayakan komunikasi dengan masyarakat agar ekosistem ibadah dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif," tutupnya. Kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak berwajib untuk mengungkap pelaku di balik aksi penembakan tersebut.
