internationalmedia.co.id – Suasana semarak turnamen futsal di Kabupaten Banyuwangi berubah menjadi duka mendalam setelah sebuah insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan konvoi suporter terjadi pada Sabtu sore. Kecelakaan tragis ini mengakibatkan seorang warga asal Bali meninggal dunia di tempat kejadian setelah terjatuh dan terlindas kendaraan lain.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB di tengah aktivitas masyarakat yang tengah berlangsung. Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, kecelakaan ini dipicu oleh tabrakan beruntun yang melibatkan sepeda motor korban dengan rombongan kendaraan suporter yang sedang melakukan konvoi di jalan raya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Honda Scoopy milik korban. Rombongan konvoi yang melaju dari arah belakang menabrak bagian belakang motor tersebut, sehingga menyebabkan pengendara dan penumpang terlempar ke badan jalan.
"Benar, telah terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara Honda Scoopy yang ditabrak oleh rombongan kendaraan konvoi suporter dari arah belakang. Akibat benturan tersebut, penumpang sepeda motor Scoopy terjatuh ke jalan dan kemudian tertabrak oleh kendaraan lain yang berada di belakangnya," jelas Ipda Tri Pepri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (31/10/2026).
Kronologi kejadian bermula saat sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK-3517-ZU yang dikendarai oleh MSI (50) sedang melaju dari arah utara menuju selatan. Saat itu, MSI berboncengan dengan seorang penumpang bernama SM (48), yang merupakan warga Kabupaten Jembrana, Bali. Setibanya di lokasi kejadian, korban berniat untuk membelokkan kendaraannya ke arah kanan jalan.
Namun, secara bersamaan, rombongan kendaraan sepeda motor peserta konvoi suporter yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah yang sama tidak sempat menghindari motor korban. Tabrakan keras terjadi di bagian belakang motor Scoopy, yang mengakibatkan SM terlempar ke tengah badan jalan.
Nahas, di saat yang hampir bersamaan, sebuah sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi P-5295-QBT yang dikendarai oleh AAA (16) dan berboncengan dengan AAS (16) melintas di lokasi tersebut. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, motor Yamaha Nmax tersebut langsung melindas SM yang sudah tergeletak di jalan.
Akibat kejadian ini, SM mengalami luka sangat parah, terutama pada bagian kepala, yang membuatnya kehilangan nyawa. Sementara itu, penumpang Yamaha Nmax, AAS (16), juga mengalami luka serius di bagian perut sebelah kanan.
Warga di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke RS Fatimah Banyuwangi untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, upaya penyelamatan nyawa tidak membuahkan hasil bagi SM. Korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan maut tersebut.
