Jakarta Pusat berduka setelah musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Gambir. Merespons cepat, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat segera mendirikan empat posko darurat untuk menampung ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, langkah sigap ini diambil menyusul insiden yang menghanguskan puluhan rumah pada Senin (31/8/2026).
Camat Gambir, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa posko-posko tersebut tersebar di beberapa titik strategis, termasuk di area lapangan, tanah kosong, bahkan memanfaatkan sebagian rumah warga yang tidak terdampak. "Kami sudah menyiapkan empat posko. Ada yang di belakang, di lapangan, tanah kosong, dan juga di rumah warga," ujar Iqbal saat meninjau langsung lokasi kejadian.

Kesiapan posko ini tidak hanya untuk tempat beristirahat, namun juga menjadi pusat distribusi bantuan. "Posko sudah siap untuk istirahat warga. Bantuan makanan dari Dinas Sosial sudah mulai masuk malam ini, dan besok akan disusul oleh Bazis, Baznas, serta PMI secara bergantian," tambah Iqbal, memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.
Lebih lanjut, Pemkot Jakarta Pusat juga memprioritaskan pendataan anak-anak usia sekolah yang menjadi korban. Iqbal menegaskan, "Kami tetap melakukan inventarisir. Tadi sempat bertemu beberapa anak sekolah di lokasi, dan mengakomodir kebutuhan pendidikan mereka adalah kewajiban kami."
Insiden tragis ini menghanguskan setidaknya 114 unit rumah, meninggalkan duka mendalam bagi 880 jiwa dari 310 Kartu Keluarga (KK). Data ini, yang terpampang pada papan informasi di lokasi kejadian dan berhasil dihimpun oleh tim internationalmedia.co.id pada Senin (31/8/2026) pukul 18.00 WIB, menunjukkan skala kerusakan yang masif.
Api dilaporkan pertama kali oleh warga kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.40 WIB. Respons cepat membuat operasi pemadaman segera dimulai enam menit kemudian, tepatnya pukul 13.46 WIB. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir dan perambatan ke area yang lebih luas dapat dicegah. Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakpus, Triyanto, menyatakan bahwa status pemadaman telah mencapai ‘kuning’ pada pukul 16.17 WIB. "Status kebakaran, proses pemadaman. Api sudah dapat dilokalisir," tegas Triyanto, menandakan situasi mulai terkendali.
