Bogor – Kasus pembunuhan seorang guru wanita bernama Arifianti (41) yang ditemukan tewas terikat di wilayah Gunung Putri, Bogor, masih menjadi fokus utama penyelidikan aparat kepolisian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa pihak berwajib terus bergerak memburu terduga pelaku yang identitasnya kini telah dikantongi.
Jenazah Arifianti, yang merupakan seorang guru SD dari Depok, ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Korban saat itu dalam kondisi tangan terikat dan mengenakan jas hujan berwarna biru, mengindikasikan adanya tindak kekerasan yang sadis. Penemuan tragis ini terjadi pada Sabtu (6/12) lalu.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, pada Senin (31/8) menegaskan bahwa pihaknya masih intensif melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Masih dicari (pelakunya)," ujar Anggi, seraya menambahkan bahwa berbagai upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap tuntas kasus ini. Penanganan kasus ini berada di bawah koordinasi Satres PPA/PPO Polres Bogor, dengan dukungan penuh dari penyidik Satreskrim Polres Bogor yang turut membantu dalam upaya pengejaran pelaku.
Titik terang penyelidikan mulai terlihat setelah polisi berhasil mengantongi identitas terduga pelaku. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, kepada internationalmedia.co.id pada Rabu (10/12) lalu, mengungkapkan, "Sudah ada gambaran terduga pelaku, lagi dikejar."
Wikha menjelaskan bahwa terduga pelaku diduga merupakan orang terakhir yang bertemu dengan korban sebelum ditemukan meninggal. Bahkan, ia disebut sempat memboncengi korban yang sudah tak bernyawa menggunakan sepeda motor, memperkuat dugaan keterlibatannya dalam insiden tragis ini. Hingga kini, aparat kepolisian terus bekerja keras untuk segera menangkap terduga pelaku dan membawa keadilan bagi Arifianti serta keluarganya.
